HOME  ⁄  Lifestyle

Fadli Zon Ajak Masyarakat Mengenal Sejarah Indonesia Melalui Arsip Filateli

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Fadli Zon Ajak Masyarakat Mengenal Sejarah Indonesia Melalui Arsip Filateli
Foto: (Sumber : Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon pada saat acara kegiatan Orasi Publik Filateli bertajuk “Membaca Sejarah Bangsa Melalui Arsip Filateli” di Gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan.)

Pantau - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengajak masyarakat memahami perjalanan sejarah Indonesia melalui arsip filateli yang menyimpan rekam jejak berbagai peristiwa penting bangsa dalam kegiatan Orasi Publik Filateli di Gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah.

Arsip Filateli Dinilai Menjadi Sumber Pembelajaran Sejarah

Fadli Zon mengatakan arsip filateli mampu memperlihatkan berbagai perubahan sosial, politik, dan kebudayaan yang terjadi sepanjang sejarah Indonesia.

"Melalui arsip filateli, kita dapat melihat berbagai tanda zaman yang merekam perubahan sosial, politik, dan kebudayaan dalam perjalanan bangsa.," ungkap Fadli Zon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (1/6).

Ia menjelaskan prangko, surat, dan dokumen pos bukan sekadar benda koleksi, melainkan sumber pengetahuan yang dapat membantu masyarakat memahami sejarah secara lebih utuh.

Menurutnya, berbagai arsip tersebut menyimpan jejak perubahan sosial, politik, dan kebudayaan yang dapat digunakan untuk membaca suatu periode sejarah secara lebih mendalam.

Fadli menilai pameran filateli menjadi media yang efektif untuk mendekatkan masyarakat dengan sejarah melalui sumber-sumber autentik yang mudah dipahami berbagai kalangan.

Pameran Filateli Angkat Sejarah Pendudukan Jepang

Dalam kesempatan itu, Fadli Zon juga mengajak masyarakat melihat lebih dekat kondisi pada masa pendudukan Jepang yang menjadi salah satu episode penting dalam sejarah Indonesia.

"Sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk hitam dan putih. Karena itu, generasi masa kini perlu melihat berbagai dinamika yang terjadi pada masa tersebut secara kritis, berdasarkan fakta dan sumber-sumber sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan dalam pameran bertajuk “Filateli sebagai Arsip Kebudayaan dan Medium Membaca Sejarah Indonesia” yang bertujuan memperluas pemahaman publik mengenai nilai sejarah yang terkandung dalam arsip filateli.

Melalui pameran tersebut, masyarakat diajak memahami sejarah Indonesia dari perspektif arsip filateli yang selama ini kerap dipandang hanya sebagai benda koleksi.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti turut mengapresiasi penyelenggaraan pameran tersebut karena dinilai memperkuat posisi Kawasan Kota Lama Semarang sebagai pusat kegiatan budaya dan sejarah.

"Pameran ini memperkaya Kota Lama Semarang. Kehadiran berbagai koleksi dan arsip bersejarah menjadi daya tarik sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk semakin mengenal sejarah bangsa," kata Agustina Wilujeng.

Penulis :
Aditya Yohan