
Pantau - Ahli gizi Parul Yadav mengungkapkan bahwa waktu konsumsi dan jenis teh dapat memengaruhi manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan energi pada pagi hari hingga membantu relaksasi dan kualitas tidur pada sore atau malam hari.
Parul Yadav yang menjabat sebagai Kepala Ahli Gizi di Marengo Asia Hospitals, Gurugram, menyampaikan pandangannya dalam laporan yang dikutip Hindustan Times pada Rabu (3/6/2026).
Ia mengatakan, “Sebagai seorang ahli gizi, saya pikir teh pagi dan teh sore bisa baik, jika memilihnya berdasarkan kebutuhan tubuh Anda.”
Menurut Parul, teh yang dikonsumsi pada pagi hari dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan metabolisme tubuh karena kandungan kafeinnya.
Teh hitam dan masala chai disebut mampu memberikan dorongan energi yang membantu seseorang tetap konsentrasi saat menjalani aktivitas padat.
Sementara itu, teh hijau mengandung antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
Parul mengingatkan bahwa teh yang terlalu pekat tidak disarankan diminum saat perut kosong karena dapat memicu rasa mual dan ketidaknyamanan pada lambung.
Ia mengungkapkan, “Jangan minum teh yang terlalu pekat saat perut kosong karena dapat menyebabkan rasa mual atau ketidaknyamanan pada lambung.”
Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, teh pagi dianjurkan dikonsumsi bersama sarapan atau camilan ringan.
Teh herbal seperti teh jahe dan teh lemon juga dapat menjadi pilihan pada pagi hari karena membantu pencernaan sekaligus menjaga hidrasi tubuh.
Parul menjelaskan bahwa teh sore lebih berfungsi untuk membantu tubuh rileks setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.
Namun, ia mengingatkan bahwa teh berkafein tinggi yang dikonsumsi pada sore atau malam hari dapat menyebabkan seseorang sulit tidur, gelisah, dan memperburuk kecemasan.
Karena itu, teh herbal tanpa kafein seperti chamomile, peppermint, lavender, dan tulsi lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi pada waktu tersebut.
Teh chamomile diketahui dapat membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur.
Teh tulsi dinilai bermanfaat untuk membantu mengelola stres sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.
Sementara itu, teh peppermint dapat membantu menenangkan sistem pencernaan dan mengurangi perut kembung setelah makan.
Parul menegaskan bahwa waktu terbaik untuk minum teh bergantung pada gaya hidup, toleransi terhadap kafein, dan tujuan kesehatan masing-masing individu.
Ia mengatakan, “Yang terpenting, konsumsi teh dalam jumlah yang wajar karena terlalu banyak minum teh dapat menyebabkan dehidrasi, meningkatkan asam lambung, atau mengganggu kualitas tidur.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





