HOME  ⁄  Lifestyle

Teknologi Bedah Robotik Dinilai Tingkatkan Presisi Operasi Penggantian Sendi Lutut

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Teknologi Bedah Robotik Dinilai Tingkatkan Presisi Operasi Penggantian Sendi Lutut
Foto: (Sumber : Presiden Direktur Siloam International Hospitals David Utama, Dokter Spesialis Ortopedi, Subspesialis Cedera Olahraga Prof. Dr. dr. Andri Lubis, Sp.OT (K), dan Pasien Total Knee Replacement Iskandar Abu Bakar dalam konferensi pers Symposium Orthovolution Siloam Hospitals Mampang 2026 di Park Hyatt, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (ANTARA/Niswah Qintara Rahmani).)

Pantau - Pemanfaatan teknologi bedah robotik pada prosedur penggantian sendi lutut total atau total knee replacement (TKR) dinilai mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mendukung proses pemulihan pasien yang lebih optimal.

Dokter spesialis ortopedi dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT, dalam Simposium Orthovolution 2026 di Jakarta, Sabtu (6/6), menjelaskan bahwa teknologi robotik berfungsi sebagai alat bantu dokter untuk melakukan tindakan dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.

“Bukan robotnya yang bekerja untuk kita, tetapi dokter yang difasilitasi teknologi untuk membuat potongan lebih presisi. Variasi anatomi setiap pasien berbeda-beda sehingga teknologi ini membantu penyesuaian selama operasi,” ungkap Yudi.

Pemetaan Anatomi Lebih Akurat Saat Operasi

Yudi menjelaskan sistem robotik yang digunakan dalam prosedur TKR dapat memetakan anatomi pasien secara langsung di ruang operasi tanpa memerlukan pemeriksaan CT-scan sebelumnya.

Melalui pemetaan tersebut, tim medis dapat menyesuaikan posisi dan pergerakan implan agar mendekati fungsi alami lutut pasien.

Salah satu rumah sakit yang telah menerapkan teknologi tersebut adalah Siloam Hospitals Mampang dengan menggunakan robot VELYS (VELYS Robotic-Assisted Solution).

Teknologi imageless yang digunakan memungkinkan pemetaan anatomi lutut dilakukan secara langsung saat operasi berlangsung.

Kolaborasi Tim Medis Percepat Pemulihan

Guru Besar Ortopedi Prof. Dr. dr. Andri Lubis, Sp.OT (K), menegaskan keberhasilan operasi penggantian sendi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kolaborasi lintas disiplin medis.

“Ahli anestesi, dokter bedah, dan tim rehabilitasi perlu berkoordinasi sejak sebelum tindakan dilakukan agar pasien memperoleh hasil yang optimal,” ujarnya.

Dokter spesialis anestesi dr. Fransisca Dewi Kumala, Sp.An, menambahkan penerapan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) turut membantu mempercepat pemulihan pasien pascaoperasi.

“Kami berupaya mengendalikan nyeri dengan berbagai metode agar pasien dapat segera memulai mobilisasi setelah operasi,” katanya.

Solusi untuk Osteoartritis Lutut Berat

Osteoartritis lutut merupakan salah satu penyebab utama penurunan fungsi gerak pada kelompok usia lanjut.

Pada kasus yang sudah berat dan tidak lagi membaik melalui terapi konservatif, prosedur penggantian sendi lutut dapat menjadi salah satu pilihan penanganan.

Para ahli menilai perkembangan teknologi bedah robotik berpotensi meningkatkan akurasi tindakan dan kenyamanan pasien, meski pemilihan metode operasi tetap harus disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing pasien serta pertimbangan dokter yang menangani.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan