
Pantau - Grup 3 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menerima hibah lahan seluas 245,5 hektare di Kelurahan Basilam, Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, untuk pembangunan markas baru yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2026.
Strategi Pertahanan dan Sinergi dengan Masyarakat
Komandan Grup 3 Kopassus, Brigjen TNI Bram Pramudia, menyatakan bahwa kehadiran satuan ini di Dumai merupakan bagian dari strategi pertahanan nasional dan penguatan sistem pertahanan negara di wilayah Sumatera.
"Grup 3 Kopassus bertugas melaksanakan operasi khusus di wilayah Sumatera. Kehadiran kami di Dumai sebagai panggilan tugas sekaligus amanah untuk membangun hubungan harmonis, saling mendukung dan menjaga antara TNI dan masyarakat", ungkap Brigjen Bram.
Ia menegaskan bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya bertumpu pada alutsista dan kemampuan tempur, tetapi juga pada kepercayaan dan dukungan rakyat.
Grup 3 Kopassus akan dikembangkan sebagai satuan yang adaptif, profesional, dan humanis, serta akan berkontribusi dalam pembangunan daerah, pembinaan teritorial, dan penanggulangan bencana.
Hibah dari Warga, Dukungan dari Pemerintah Daerah
Lahan untuk pembangunan markas dihibahkan oleh seorang pengusaha bernama Junaidi Zhang, yang telah mengantongi Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) atas lahan tersebut sejak tahun 2006.
Penyerahan lahan dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama seluas 142 hektare dan tahap kedua seluas 103,5 hektare.
"Saya ikhlas dan senang bisa berbakti kepada negara melalui pemberian ini. Kondisi lahan sudah bersih dan siap untuk dilakukan proses pembangunan", ujar Junaidi Zhang.
Penandatanganan akta hibah dilakukan pada Sabtu, 22 November 2025, di kediaman dinas Wali Kota Dumai, dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Paisal.
Wali Kota Paisal menyampaikan apresiasinya atas inisiatif hibah ini dan menyebutnya sebagai momen penting bagi kemajuan Kota Dumai.
"Terimakasih atas keikhlasan memberikan tanahnya, tentu ini menjadi semangat dan bisa mendongkrak perekonomian daerah makin maju. Ini juga satu kebanggaan karena Dumai salah satu daerah yang terpilih", katanya.
Brigjen Bram menyebut penandatanganan hibah ini sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pembangunan Markas Komando (Mako) Grup 3 Kopassus akan dimulai tahun 2026 dengan pembiayaan dari pemerintah pusat.
- Penulis :
- Gerry Eka






