
Pantau - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pengadaan pita cukai masih akan dikerjakan oleh Perum Peruri sebagai vendor utama tanpa rencana penggantian dalam waktu dekat.
"Masih Peruri lagi ke depan, belum ada (rencana ganti vendor)," ungkapnya.
Hingga saat ini, Perum Peruri tetap menjadi pihak utama dalam produksi pita cukai.
Namun, Purbaya menyebutkan bahwa ke depan ada kemungkinan kerja sama dengan vendor lain, khususnya untuk menghadirkan teknologi coding yang lebih canggih.
"Jadi pita cukai itu masih di Peruri, cuma dikerjasamakan dengan satu perusahaan, kalau jadi ya. Ada coding yang lebih canggih dari yang ada sekarang," ia mengungkapkan.
Peruri Akan Tetap Terlibat Meski Libatkan Pihak Ketiga
Menteri Keuangan menegaskan bahwa meskipun kerja sama dengan pihak ketiga memungkinkan, Peruri tetap akan dilibatkan dalam proses tersebut.
"Masih Peruri, nanti kalau perlu ditenderin, tapi Peruri akan terlibat di situ," ujarnya.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan telah mencetak sekitar 25 juta lembar pita cukai dengan desain terbaru.
"Kita ketahui bahwa di belakang ini, pita cukai yang kita pesan itu untuk saat ini sudah siap sekitar 25 juta (lembar), sehingga untuk tahun depan ataupun bulan Januari (2026) bisa aman untuk pendistribusian cukainya," ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.
Pernyataan tersebut disampaikan Djaka usai meninjau kesiapan produksi pita cukai di fasilitas percetakan Perum Peruri di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 10 Desember 2025.
Produksi Dimulai Awal Januari 2026
Pemesanan pita cukai untuk kebutuhan tahun 2026 telah dibuka sejak Desember 2025.
Pengambilan pita cukai dijadwalkan dimulai pada Januari 2026.
Hingga 9 Desember 2025, total pemesanan telah mencapai 24,3 juta lembar pita cukai hasil tembakau (HT) dan 310 ribu lembar pita cukai untuk minuman mengandung etil alkohol (MMEA).
Perum Peruri berkomitmen memulai produksi secara bertahap pada 2 Januari 2026 guna memastikan ketersediaan pasokan.
"Bea Cukai bersama Peruri akan terus memastikan layanan ini berjalan tepat waktu, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen kami untuk mendukung iklim usaha yang tertib dan berkelanjutan," ujar Djaka.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Peruri yang dinilai mampu memenuhi target pemesanan dan kesiapan produksi pita cukai untuk HT dan MMEA.
- Penulis :
- Shila Glorya








