
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mengambil langkah antisipatif terhadap potensi penyebaran super flu, meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus di wilayah ibu kota.
"Berkaitan dengan super flu, saya secara khusus sudah meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan, Bu Ani, untuk mempersiapkan itu," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.
Belum Ada Kasus, Tapi Antisipasi Tetap Jalan
Pramono menegaskan bahwa belum ada laporan mengenai temuan super flu di Jakarta.
Namun, ia tetap memerintahkan jajarannya untuk bersiap sejak dini guna mengantisipasi kemungkinan masuknya penyakit tersebut.
"Kemarin saya juga sudah berkomunikasi dengan Bapak Menteri Kesehatan, sehingga dengan demikian Jakarta untuk mengantisipasi itu sudah kami lakukan. Karena memang secara khusus, saya sudah memanggil Ibu Dinas Kesehatan untuk hal yang berkaitan dengan super flu itu," jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penularan.
"Soal super flu yang sedang dikhawatirkan. Informasinya (penularan) belum masuk ke Indonesia, namun tetap kita harus waspada," kata Rano.
Pantau Wisatawan dan Pemudik dari Luar Negeri
Sebagai bentuk kewaspadaan tambahan, Pemprov DKI akan memperketat pemantauan terhadap warga yang baru datang dari luar negeri, termasuk wisatawan maupun warga Jakarta yang baru pulang berlibur.
"Nanti kalau saudara-saudara kita pulang liburan dari luar negeri, saat tiba di bandara harus ada pemantauan. Ini memang kegiatan rutin, tapi kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan," ujarnya.
Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan sejak dini agar Jakarta tetap aman dari ancaman penyakit menular baru seperti super flu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








