
Pantau - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki Gunung Slamet yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 30 Desember 2025.
Jenazah korban ditemukan pada Rabu (14/1) di sekitar area pos 9 Gunung Slamet, tidak jauh dari batas vegetasi.
Proses evakuasi sempat tertunda karena cuaca buruk dan kabut tebal yang menghalangi pandangan serta membahayakan keselamatan tim.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menyampaikan bahwa posisi korban berada di sisi selatan lereng di jalur turun menuju basecamp Gunung Malang.
"Posisi korban jatuh berada di sisi selatan lereng di jalur turun menuju basecamp Gunung Malang," ungkapnya.
Evakuasi Terhambat Cuaca Ekstrem
Lokasi penemuan Syafiq bukan merupakan jalur pendakian resmi yang diketahui, sebab korban mendaki melalui basecamp Dipajaya.
Evakuasi dari lokasi penemuan tidak bisa langsung dilakukan karena faktor keselamatan tim penyelamat.
"Evakuasi tidak bisa langsung dilakukan karena faktor keselamatan," ia mengungkapkan.
Tim SAR harus mengevakuasi korban dari jurang sedalam 20 meter di wilayah yang cukup sulit diakses.
Jenazah korban ditemukan dalam keadaan utuh.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke basecamp Gunung Malang di Kabupaten Purbalingga.
Identitas Korban dan Proses Selanjutnya
Syafiq Ridhan Ali Razan diketahui merupakan siswa SMAN 5 Magelang.
Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian selama 16 hari oleh tim SAR gabungan.
Penyebab kematian korban akan disampaikan oleh petugas medis dari Rumah Sakit Goeteng Purbalingga setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
- Penulis :
- Shila Glorya







