HOME  ⁄  Nasional

Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1 Kilometer, Status Siaga dan Warga Diimbau Waspada Aktivitas Vulkanik

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1 Kilometer, Status Siaga dan Warga Diimbau Waspada Aktivitas Vulkanik
Foto: Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1 km di atas puncak pada Sabtu (30/5/2026) sore. (sumber: PVMBG)

Pantau - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1 kilometer di atas puncak pada Sabtu petang.

Erupsi terjadi pada pukul 16.57 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 1 km di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut, menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke barat.

Aktivitas Erupsi dan Data Pengamatan Gunung Semeru

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 171 detik.

Gunung Semeru tercatat mengalami tiga kali erupsi pada hari Sabtu, yakni pukul 01.04 WIB dan 04.53 WIB dengan visual letusan tidak teramati, serta pukul 16.57 WIB dengan letusan mencapai 1 kilometer di atas puncak.

Status aktivitas Gunung Semeru saat ini berada pada Level III atau Siaga.

Imbauan Keselamatan dan Potensi Bahaya Erupsi

Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak karena berisiko terdampak erupsi.

Warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena potensi bahaya lontaran batu pijar.

Aktivitas di luar radius tersebut tetap diminta menghindari sempadan sungai sejauh 500 meter di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Warga diminta waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Potensi lahar juga perlu diwaspadai pada sungai kecil yang merupakan anak aliran dari Besuk Kobokan.

Gunung Semeru terus dipantau secara intensif oleh petugas pengamatan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas vulkanik lebih lanjut.

Penulis :
Shila Glorya