
Pantau - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) resmi memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan (LK) Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Tahun 2025 melalui entry meeting di Jakarta bersama Menko Polkam Djamari Chaniago pada awal Februari 2026.
Fokus Pemeriksaan dan Komitmen Bersama
Anggota I BPK, Nyoman Adhi Suryadnyana, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Kemenko Polkam dalam mendukung proses pemeriksaan.
"Sinergi antara BPK dan entitas yang diperiksa sangat penting demi mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel," ungkapnya.
Pemeriksaan laporan keuangan merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menilai kewajaran penyajian laporan dan mendorong perbaikan tata kelola keuangan negara.
Nyoman menekankan bahwa pemeriksaan ini bukan hanya bertujuan untuk mencari kesalahan, tetapi juga memberikan rekomendasi konstruktif agar akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan keuangan dapat terus ditingkatkan.
Pentingnya Dukungan dan Evaluasi
Selama proses audit yang diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan, BPK mengharapkan dukungan penuh dari satuan kerja di lingkungan Kemenko Polkam, terutama dalam penyediaan data dan informasi yang cepat serta akurat.
BPK juga mengingatkan agar Kemenko Polkam dapat belajar dari catatan hasil pemeriksaan tahun-tahun sebelumnya untuk menghindari pengulangan kesalahan yang sama.
"Komunikasi yang efektif dan respons cepat antara tim pemeriksa BPK dan jajaran Kemenko Polkam sangat dibutuhkan dalam proses ini," tegas Nyoman.
Ia menutup pertemuan dengan pernyataan, "Mari kita terus bersinergi dalam menjaga marwah negara dan mendorong tata kelola keuangan serta kinerja yang baik demi keberlanjutan pembangunan nasional."
- Penulis :
- Aditya Yohan







