Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Sorong Siapkan Lahan Enam Hektare untuk Sekolah Rakyat, Target Pembangunan Dimulai Tahun Ini

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemkot Sorong Siapkan Lahan Enam Hektare untuk Sekolah Rakyat, Target Pembangunan Dimulai Tahun Ini
Foto: Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Wakil Wali Kota Anshar Karim dan Kepala Dinas Kesehatan Jemima Elisabeth Lobat (sumber: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)

Pantau - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, menyiapkan lahan seluas enam hektare di kawasan Bambu Kuning untuk pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program prioritas pendidikan gratis yang dicanangkan pemerintah pusat.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat menyampaikan bahwa lahan tersebut telah disiapkan oleh pemerintah daerah dan pembangunan fisik ditargetkan dapat dimulai paling cepat tahun ini atau selambat-lambatnya tahun depan.

"Mudah-mudahan tahun depan sudah dibangun, paling cepat tahun ini. Lahan sudah kami siapkan," ungkapnya.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis yang mencakup jenjang Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas dalam satu kawasan terpadu.

Seluruh pembiayaan operasional sekolah, termasuk fasilitas penunjang, akan ditanggung oleh pemerintah pusat sehingga peserta didik hanya perlu fokus mengikuti proses belajar mengajar tanpa terbebani biaya pendidikan.

Wali Kota menegaskan bahwa sekolah tersebut gratis dari TK hingga SMA dalam satu area dan seluruh fasilitasnya ditanggung pemerintah.

Proses Balik Nama dan Ganti Rugi Lahan

Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat berada di Bambu Kuning dengan lahan seluas enam hektare yang saat ini masih atas nama keluarga pemilik Malaseme.

Lahan tersebut sedang dalam proses balik nama untuk menjadi aset pemerintah daerah.

"Proses administrasi sertifikat ditargetkan rampung dalam waktu dekat," ujarnya.

Pemerintah daerah akan memberikan ganti rugi lahan dengan nilai sekitar Rp2,3 miliar per hektare yang dibayarkan secara bertahap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Dukungan Perluasan Akses Pendidikan Gratis

Kehadiran Sekolah Rakyat di Kota Sorong diharapkan membantu pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan gratis, khususnya bagi anak-anak di Kota Sorong dan wilayah Papua Barat Daya secara umum.

Saat ini program pembebasan biaya pendidikan oleh Pemerintah Kota Sorong masih difokuskan pada sekolah negeri karena keterbatasan anggaran daerah sehingga sekolah swasta belum seluruhnya dapat terakomodasi.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, sebanyak 50.369 siswa dari 274 sekolah negeri di seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA atau SMK telah menerima program sekolah gratis.

Di kawasan Sekolah Rakyat nantinya juga akan dibangun fasilitas pendukung seperti rumah ibadah termasuk masjid dan gereja untuk menunjang kebutuhan peserta didik selama menempuh pendidikan di kawasan terpadu tersebut.

Pemerintah daerah berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi guna memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan gratis dan merata bagi seluruh anak di daerah tersebut.

Penulis :
Shila Glorya