
Pantau - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla menyatakan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat peradaban umat Islam dalam ceramah tarawih di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Senin 9 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia.
Indonesia juga memiliki jumlah masjid yang sangat banyak yang tersebar di berbagai daerah.
Jusuf Kalla memperkirakan terdapat sekitar 800.000 masjid di seluruh wilayah Indonesia.
"Masjid tentu yang pertama adalah tempat beribadah. Kita shalat lima waktu, tarawih, dan berbagai ibadah lainnya. Tetapi fungsi masjid tidak hanya itu, masjid juga menjadi tempat persatuan umat", ungkapnya.
Ia menjelaskan masjid memiliki keunikan sebagai tempat berkumpulnya umat Islam dari berbagai latar belakang.
Di masjid umat Islam dari berbagai organisasi dapat beribadah bersama tanpa adanya sekat perbedaan.
Ia mencontohkan umat dari organisasi Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dapat melaksanakan ibadah bersama di masjid yang sama.
Masjid sebagai Pusat Persatuan Umat
Jusuf Kalla menekankan bahwa masjid harus menjadi tempat yang memperkuat persatuan umat Islam.
Menurutnya masjid mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu ruang ibadah yang sama.
Kondisi tersebut menjadikan masjid sebagai simbol kebersamaan umat Islam.
Ia menyatakan bahwa perbedaan organisasi tidak seharusnya menjadi penghalang untuk beribadah bersama.
Dorong Ilmu Pengetahuan dan Kemandirian Ekonomi
Jusuf Kalla juga menekankan bahwa masjid harus berperan dalam membangun peradaban umat.
Ia menjelaskan bahwa peradaban berasal dari kata adab yang berkaitan dengan perilaku baik, ilmu pengetahuan, dan keimanan.
"Peradaban itu lahir dari keimanan, ilmu, dan perilaku yang baik. Karena itu masjid harus mendorong umat untuk menuntut ilmu, meningkatkan kemampuan, serta membangun karakter", ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan ekonomi umat Islam.
Menurutnya Islam mengajarkan umat untuk bekerja keras dan berusaha.
Ia mencontohkan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam yang menjalani masa panjang sebagai pedagang sebelum diangkat menjadi rasul.
"Berusaha dan bekerja keras itu bagian dari sunnah Rasul. Masjid juga harus mendorong umat agar memiliki kemampuan ekonomi yang baik", jelasnya.
Jusuf Kalla juga mengingatkan bahwa kemajuan dunia saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia menilai umat Islam perlu meningkatkan penguasaan ilmu agar tidak tertinggal dalam perkembangan zaman.
"Masjid harus mendorong jamaah kepada kemajuan, persatuan, ilmu pengetahuan, kerja keras, dan akhlak yang baik. Dengan begitu masjid benar-benar menjadi pusat peradaban umat", ungkapnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan







