Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Proposal Festival Film Kebangsaan Pelajar AWKI Dapat Respons Positif dari Kemendikdasmen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Proposal Festival Film Kebangsaan Pelajar AWKI Dapat Respons Positif dari Kemendikdasmen
Foto: (Sumber : Pengurus Aliansi Wirausaha Kebangsaan Indonesia (AWKI) setelah melakukan audiensi di Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026). ANTARA/HO-AWKI..)

Pantau - Proposal kerja sama Festival Film Kebangsaan yang diajukan Aliansi Wirausaha Kebangsaan Indonesia (AWKI) kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendapat respons positif dari pihak kementerian dan saat ini masih menunggu pembahasan lanjutan di internal sebelum direalisasikan.

Ketua Umum AWKI Robertus Rani Lopiga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan penanggung jawab atau person in charge (PIC) untuk membahas lebih lanjut rencana kerja sama tersebut.

"Secara garis besar, proposal kami diterima dan kami sudah diberikan contact person atau PIC untuk melakukan pembahasan lebih lanjut," ujarnya.

Pihak Kemendikdasmen masih akan melaporkan rencana kerja sama tersebut kepada pimpinan sebelum memasuki tahap pembahasan lanjutan.

Hal tersebut termasuk rencana audiensi antara AWKI dan kementerian terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Selanjutnya, Ibu Rusprita dari Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen akan melaporkan dulu kepada Sekjen Kemendikdasmen, termasuk terkait rencana audiensi dan permohonan izin penggunaan logo Tut Wuri Handayani dalam kegiatan kami," kata Robertus.

Saat ini AWKI masih menunggu respons lanjutan dari kementerian terkait bentuk kerja sama yang akan dijalankan.

"Untuk bentuk kerja samanya seperti apa, nanti akan dibahas lebih lanjut. Saat ini, bolanya ada di pihak kementerian, dan kami tinggal menunggu respons atau hasilnya yang akan disampaikan melalui PIC yang sudah diberikan kepada kami," jelasnya.

Dorong Pelajar Produksi Film Bertema Kebangsaan

Robertus menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor usaha untuk memperkuat karakter generasi muda Indonesia.

Menurutnya pembangunan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Karakter adalah fondasi utama. Kalau generasi muda memiliki karakter yang kuat, mereka akan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketika terjun menjadi wirausaha," ungkapnya.

Ia menilai sinergi antara pendidikan dan dunia usaha penting untuk menanamkan nilai kerja keras, kejujuran, dan tanggung jawab kepada generasi muda sejak dini.

"Kami ingin generasi muda Indonesia tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan," tambahnya.

Sebelumnya Robertus juga mendorong pelajar tingkat SMP dan SMA atau SMK untuk memproduksi film pendek bertema kebangsaan melalui Festival Film Kebangsaan Pelajar.

Festival tersebut direncanakan akan diselenggarakan dalam waktu dekat di Jakarta dengan mengusung tema "Merawat Kebangsaan".

"Ini merupakan satu bagian program AWKI dalam upaya pemantapan nilai kebangsaan bagi generasi muda, khususnya pelajar SMP dan SMA atau SMK sederajat," ujarnya.

Kemendikdasmen Dukung Penguatan Pendidikan Karakter

Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Rusprita Putri Utami menyambut baik upaya kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat pendidikan karakter.

Menurutnya penguatan karakter merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik.

Pendidikan karakter juga menekankan pembentukan nilai integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

"Penguatan karakter menjadi fondasi penting bagi generasi muda agar mereka mampu menghadapi tantangan masa depan dengan sikap yang kritis, mandiri, dan berintegritas," kata Rusprita.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter kuat serta siap berkontribusi bagi bangsa.

Penulis :
Ahmad Yusuf