Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pekerja di Stasiun Gambir Nilai Cek Kesehatan Gratis Bantu Jaga Kondisi Saat Musim Mudik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pekerja di Stasiun Gambir Nilai Cek Kesehatan Gratis Bantu Jaga Kondisi Saat Musim Mudik
Foto: (Sumber : Seorang pekerja, pengemudi taksi daring, di lingkungan Stasiun Gambir mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jakarta, Jumat (20/3/2026). ANTARA/Mecca Yumna.)

Pantau - Pekerja di lingkungan Stasiun Gambir, Jakarta, menilai layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) membantu menjaga kondisi tubuh selama musim mudik Lebaran 2026.

Layanan ini dimanfaatkan berbagai pekerja seperti pengemudi taksi daring, porter, hingga pegawai restoran di area stasiun.

Seorang pengemudi taksi daring, Reinhard, mengaku pemeriksaan kesehatan rutin penting untuk menunjang pekerjaannya.

"Kita kan berjaga-jaga. Daripada kena duluan. Ini ngecek kan. Jadi kalau misalnya kesehatan menurun kan langsung bisa obatin," ujarnya.

Ia menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatannya masih baik dan dirinya rutin mengikuti program kesehatan dari BPJS.

Mayoritas Peserta Dewasa dan Lansia

Dokter Puskesmas Sawah Besar Stefano Geraldi menjelaskan mayoritas peserta CKG berasal dari kelompok usia dewasa hingga lansia, terutama 50 hingga 60 tahun.

Ia menyebut tekanan darah tinggi menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan dalam pemeriksaan.

"Kita sih sudah bawa persediaan kalau misalnya dia belum pernah, kita sudah bawa obat darah tinggi," katanya.

Sejak dibuka pada 18 Maret 2026, rata-rata sekitar 20 orang per hari memanfaatkan layanan tersebut.

Imbauan Jaga Kesehatan Selama Mudik

Petugas kesehatan mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh agar perjalanan mudik tetap aman hingga tujuan.

Selain pekerja, layanan CKG juga tersedia bagi penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Gambir dengan cukup menunjukkan identitas diri.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan menyatakan sebanyak 121 petugas di Stasiun Gambir dinyatakan layak secara kesehatan untuk melayani penumpang selama arus mudik.

Penulis :
Ahmad Yusuf