Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Guru Besar UIN Palu Sebut Idul Fitri Momentum Perkuat Toleransi Antarumat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Guru Besar UIN Palu Sebut Idul Fitri Momentum Perkuat Toleransi Antarumat
Foto: (Sumber: Dok- Pakar Pemikir Islam Modern Prof Zainal Abidin. ANTARA/HO-FKUB Sulteng.)

Pantau - Guru Besar UIN Datokarama Palu Prof Zainal Abidin menyatakan Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum untuk meningkatkan toleransi antarumat beragama sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Zainal Abidin mengatakan bahwa Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga sarana membangun harmoni sosial.

Ia menyampaikan, "Sekaligus memantapkan persatuan antarsesama manusia dalam kebhinekaan."

Menurutnya, toleransi dapat dibangun melalui hubungan baik antar tetangga.

Tindakan sederhana seperti berbagi makanan dinilai menjadi bagian dari praktik toleransi sosial.

Ia menegaskan nilai tersebut sejalan dengan ajaran universal agama-agama di dunia.

"Secara universal dianjurkan oleh ajaran agama-agama dunia. Nabi dan para sahabatnya memberi contoh yang begitu agung dan indah mengenai hal ini," ujarnya.

Zainal menjelaskan bahwa hubungan antarumat beragama berada pada ranah sosial.

Ia menegaskan bahwa toleransi tidak berarti mencampuradukkan akidah.

"Islam punya prinsip yang jelas, bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Soal kepercayaan adalah soal masing-masing dan itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan di akhirat kelak," katanya.

Ia mengajak masyarakat menjaga harmoni di tengah dinamika sosial.

Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi cerminan seorang Muslim.

Ia juga menyebut keberagaman sebagai bagian dari ketetapan Tuhan.

Keberagaman mencakup budaya, bahasa, ras, suku, agama, hingga pandangan hidup.

Ia mengajak masyarakat menerima perbedaan keyakinan dan cara beribadah.

"Biarlah semua tumbuh dengan subur, karena yang kita cari sesungguhnya adalah rahmat Tuhan," ujarnya.

Zainal berharap umat manusia dapat terus menebarkan kebaikan kepada sesama.

Ia menilai Idul Fitri menjadi momen refleksi untuk memperkuat nilai persaudaraan.

Masyarakat diharapkan menjaga kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis :
Gerry Eka