
Pantau - Sebanyak dua warga Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026 setelah menunggu selama 12 tahun.
Kedua calon haji tersebut adalah Hasmiah Amiruddin Kile dan Aries yang telah mendaftar sejak 2014.
Kepala Kemenhaj Malinau Umar Maya menjelaskan bahwa keberangkatan mereka berasal dari kuota cadangan.
Ia menyatakan bahwa "Tetapi kenapa kita memberangkatkan dua orang, karena dua orang calon haji yang ada ini adalah jamaah lunas cadangan di tahun 2025,".
Ia juga menjelaskan bahwa "Sebenarnya untuk kuota murni 2026-2027 kosong. Kecuali prioritas lansia. Nanti di tahun 2028 Malinau akan memberangkatkan sembilan orang, tahun 2029 ada 24 orang, dan di tahun 2030 baru sedikit meningkat 65 orang,".
Hasmiah mengaku bahagia setelah menunggu lebih dari satu dekade.
Ia menyatakan bahwa "Alhamdulillah bahagia bisa berangkat, karena memang sudah panggilan ke sana. Mudah-mudahan semuanya lancar dan selamat. Doakan seluruh proses perjalanan ibadah haji berjalan lancar hingga kembali ke Tanah Air dengan selamat,".
Aries juga mengungkapkan hal serupa.
Ia mengatakan bahwa "Syukur Alhamdulillah, senang sekali. Sudah menunggu 12 tahun,".
Keberangkatan dilakukan melalui Pelabuhan Speedboat menuju Tarakan.
Program haji saat ini mengikuti regulasi terbaru terkait sistem antrean nasional tanpa kuota tetap untuk kabupaten atau kota.
- Penulis :
- Gerry Eka





