Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Transjabodetabek Rute P11 Bogor-Blok M Tetap Diminati Warga pada H+2 Lebaran 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Transjabodetabek Rute P11 Bogor-Blok M Tetap Diminati Warga pada H+2 Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Penumpang mengantre untuk naiki bus Transjabodetabek rute P11 (Bogor-Blok M) di titik pemberhentian Botani Square, Bogor, Senin (23/3/2026). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa/am..)

Pantau - Transjabodetabek rute P11 dari Bogor menuju Blok M, Jakarta Selatan, tetap diminati masyarakat pada H+2 Lebaran 2026 dengan jumlah penumpang yang disebut mencapai sekitar dua kali lipat dibanding hari biasa.

Penumpang Meningkat pada H+2 Lebaran

Pramusapa Transjakarta, Luky, mengatakan antrean penumpang sudah terlihat sejak pagi di titik pemberhentian Botani Square, Bogor, Senin (23/3).

“Sejak pagi sudah banyak yang antre (untuk naik bus). Kira-kira dua kali lebih banyak dari hari biasa,” ungkapnya.

Ia menyebut kondisi serupa juga terjadi dalam dua hari sebelumnya selama masa libur Lebaran.

Salah satu penumpang, Asri, mengaku tetap memilih rute P11 karena tarifnya terjangkau, yakni Rp3.500.

“Biasanya langsung berangkat. Tapi ini saya jam 10.50 sudah naik, bus berangkat pukul 11.12,” ujarnya.

Rute Favorit dengan Waktu Tempuh 1,5 Jam

Bus Transjabodetabek P11 menempuh rute sepanjang 111,72 kilometer dengan sejumlah titik pemberhentian, termasuk kawasan perbelanjaan seperti Mall Belanova Sentul, Cibubur Junction, dan Pasar Santa.

Waktu tempuh perjalanan dari Bogor ke Blok M sekitar 1,5 jam saat kondisi lalu lintas lancar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut rute P11 merupakan salah satu layanan favorit masyarakat.

Data pada 2025 menunjukkan jumlah penumpang rute ini mencapai sekitar 5.554 orang per hari di luar hari libur atau 166.630 orang per bulan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan tarif pada Senin ini kembali normal setelah sebelumnya saat Lebaran dikenakan tarif Rp1.

“(Tarif) normal,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti