Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kebakaran Kapal di Sampit Tewaskan Satu Orang, Penyebab Masih Diselidiki

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kebakaran Kapal di Sampit Tewaskan Satu Orang, Penyebab Masih Diselidiki
Foto: (Sumber: Tim gabungan saat memadamkan kapal TB Batara VII yang terbakar di Sungai Mentaya di sebuah area docking di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur pada Sabtu (28/3/2026). ANTARA/HO-KSOP Sampit.)

Pantau - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit menyatakan penyebab kebakaran kapal TB Batara VII di area docking Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, masih dalam penyelidikan.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

"Kami berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan lebih lanjut. Dalam musibah ini, satu orang menderita luka, satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan di lapangan," ujar Kepala Seksi KBPP KSOP Sampit.

Kepala KSOP Sampit mengapresiasi sinergi berbagai instansi dalam penanganan kebakaran.

"Fokus utama saat kejadian adalah memadamkan kebakaran. Kita bersama-sama berusaha maksimal dalam penanganan insiden itu," katanya.

Seluruh pihak terlibat dalam upaya pemadaman api hingga evakuasi korban.

Kebakaran disertai suara ledakan yang sempat membuat warga panik.

Dugaan awal menyebutkan kebakaran dipicu sambaran petir yang mengenai mesin pompa tongkang.

"Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, kejadian bermula dari akibat sambaran petir ke mesin pompa tongkang yang akhirnya terdengar suara ledakan satu kali sehingga mengeluarkan api dan asap," demikian keterangan BPBD.

Proses pemadaman melibatkan satu peleton personel BPBD bersama tim gabungan.

Upaya pemadaman sempat mengalami kendala karena diduga terdapat bahan bakar minyak di kapal.

Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 20.15 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 20.30 WIB.

Tim menemukan satu jenazah saat melakukan penyisiran di kapal.

Pencarian terhadap satu korban lainnya masih dilakukan di sungai sekitar lokasi kejadian.

Pimpinan perusahaan docking menyampaikan duka cita kepada keluarga korban serta mengapresiasi dukungan semua pihak.

Penanganan insiden dilakukan secara terpadu oleh berbagai instansi terkait, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Penulis :
Gerry Eka