
Pantau - Tiga unit rumah kontrakan di Jalan Nangka, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, terbakar pada Selasa (21/7/2026) pagi dan diduga dipicu kebocoran tabung atau instalasi gas di salah satu kontrakan, sehingga lima kepala keluarga terdampak dan harus mengungsi sementara.
Kebakaran Diduga Berasal dari Kebocoran Gas
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Suhudi, mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran adalah kebocoran gas.
"Penyebab kebakaran diduga adanya kebocoran gas di kontrakan itu," kata Suhudi.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.51 WIB dan armada pemadam dari sejumlah pos terdekat langsung dikerahkan menuju lokasi.
"Kita langsung luncurkan dari unit-unit pos terdekat, dan tiba di lokasi langsung melaksanakan operasi pemadaman dan melokalisir kebakaran," ungkapnya.
Petugas segera memadamkan api dan melokalisasi titik kebakaran agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Objek yang terbakar merupakan tiga unit rumah kontrakan milik seorang warga bernama Cristina dengan total luas bangunan sekitar 105 meter persegi.
Proses Pemadaman Terkendala Akses Sempit
Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 05.10 WIB, sedangkan proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 06.15 WIB.
Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 14 unit armada dan 70 personel dalam penanganan kebakaran tersebut.
"Dalam penanganan ini kami mengalami kendala akses. Jalan dan gang menuju lokasi cukup sempit, sehingga mobil pemadam tidak bisa langsung mendekati titik kebakaran. Petugas harus menarik rangkaian selang dari posisi armada menuju lokasi untuk melakukan pemadaman, membuat rangkaian panjang," jelas Suhudi.
Akibat kejadian tersebut, lima kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara sambil menunggu kondisi lokasi dinyatakan aman.
Hingga kini, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian akibat kebakaran.
- Penulis :
- Aditya Yohan





