
Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan rasa bangga terhadap Sugianto, pekerja migran Indonesia asal Indramayu, Jawa Barat, saat bertemu dalam jamuan santap siang kenegaraan di Istana Kepresidenan Korea Selatan, Cheong Wa Dae, Seoul.
Sugianto hadir sebagai tamu kehormatan atas undangan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan berdiri sejajar dengan para undangan penting lainnya dengan mengenakan setelan jas lengkap.
Dalam kesempatan tersebut, Sugianto berdiri di antara Prabowo dan Lee Jae Myung serta sempat berbincang langsung dengan Presiden RI.
Prabowo menyalami Sugianto dan beberapa kali menepuk punggungnya sebagai bentuk apresiasi.
"Baik-baik kau ya, mereka senang sama kamu," ungkap Prabowo kepada Sugianto.
Aksi Heroik Saat Kebakaran Hutan
Sugianto dikenal luas setelah aksinya menyelamatkan tujuh lansia saat kebakaran hutan besar melanda Yeongdeok, Korea Selatan pada Maret 2025.
Ia yang berprofesi sebagai nelayan membangunkan para lansia yang sedang tertidur ketika api mulai meluas ke permukiman.
Sugianto kemudian menggendong para lansia satu per satu menuju lokasi yang lebih aman dari kobaran api.
Tindakannya tersebut dinilai sebagai aksi kepahlawanan dan mendapat sorotan luas dari media Korea Selatan hingga menjadi berita utama nasional.
Diganjar Penghargaan dan Status Kehormatan
Atas keberaniannya, Sugianto menerima berbagai penghargaan dari pemerintah Korea Selatan dan Indonesia.
Presiden Lee Jae Myung memberikan penghargaan The Order of Civil Merit kepada Sugianto sebagai bentuk penghormatan.
Ia juga memperoleh apresiasi dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan diangkat sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia.
Selain itu, Kementerian Kehakiman Korea Selatan memberikan visa F-2 yang memungkinkan Sugianto tinggal di negara tersebut hingga lima tahun.
Aksi heroik Sugianto membuatnya dikagumi oleh masyarakat Korea Selatan dan Indonesia serta menjadi simbol dedikasi pekerja migran Indonesia di luar negeri.
- Penulis :
- Arian Mesa








