Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Saleh Daulay Dorong Industri Motor Tingkatkan TKDN untuk Serap Tenaga Kerja Lokal Lebih Besar

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Saleh Daulay Dorong Industri Motor Tingkatkan TKDN untuk Serap Tenaga Kerja Lokal Lebih Besar
Foto: (Sumber : Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke PT QJ Motor Manufacture Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). Foto: Sari/Mahendra.)

Pantau - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegaskan pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam industri otomotif guna memperluas penyerapan tenaga kerja lokal dan meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.

TKDN dan Serapan Tenaga Kerja

Saleh menilai model produksi industri motor yang masih didominasi perakitan dengan komponen impor membuat penyerapan tenaga kerja belum optimal.

Ia mengatakan, “Kalau semua kebutuhan sudah bisa diproduksi di dalam negeri, maka tenaga kerja yang diserap akan semakin banyak.”

Menurutnya, kemandirian produksi komponen dalam negeri menjadi kunci untuk membuka lebih banyak lapangan kerja dan memperkuat industri nasional.

Investasi dan Pengembangan Energi Listrik

Saleh menyambut positif rencana investasi industri yang menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur karena dinilai mampu menciptakan peluang kerja lebih luas bagi masyarakat lokal.

Ia mengungkapkan, “Dengan perekrutan tenaga kerja lokal, tentu ada nilai tambah bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.”

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan industri dalam mengembangkan energi alternatif, khususnya kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi.

Ia menjelaskan, “Pengembangan energi listrik menjadi sangat penting dan perlu didukung bersama antara pemerintah dan industri.”

Saleh menegaskan bahwa investasi di sektor ini memiliki dampak besar terhadap perekonomian nasional, baik dari sisi penciptaan lapangan kerja maupun pertumbuhan ekonomi.

Ia menambahkan, “Komisi VII hadir untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan proyek dan kegiatan bisnis, sehingga semua pihak bisa mendapatkan manfaat.”

Komisi VII DPR RI akan terus melakukan pengawasan terhadap investasi industri agar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan