
Pantau - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendampingi 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dalam pengendalian perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan, termasuk Kabupaten Luwu, pada 7 April 2026.
Pendampingan dan Fokus Program Nasional
Direktur Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim KLH Irawan Asa’ad menyatakan pendampingan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi pemerintah.
“Terkait pengelolaan sampah, kami mendorong penanganan dari hulunya, mulai dari pemilahan sampah di rumah tangga, penerapan konsep 3R, serta penguatan bank sampah di masyarakat,” ujarnya.
Program ini menitikberatkan pada pengelolaan sampah dari sumber serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Upaya Daerah dan Program Penghijauan
Bupati Luwu Patahudding memaparkan sejumlah program daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk penanaman pohon produktif di wilayah rawan longsor dan sepanjang jalan.
“Kami sengaja memilih tanaman buah agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya, sekaligus mendorong kesadaran menjaga lingkungan, termasuk penanaman durian di kebun cengkeh untuk membantu mengikat tanah,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah secara terintegrasi dari hulu hingga hilir guna mengurangi dampak lingkungan.
Pendampingan KLH ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi perubahan iklim serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan









