
Pantau - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.031 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa BEM UI dan elemen masyarakat di kawasan Gambir.
Aksi tersebut digelar pada Rabu (8/4/2026) di sekitar pintu belakang Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat.
Pengamanan Humanis dan Profesional
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis dan sesuai aturan.
“Kami hadir untuk melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara humanis, profesional, dan sesuai aturan,” ujarnya.
Sebanyak 1.031 personel gabungan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek jajaran.
Ia memastikan pengamanan tetap menghormati hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Aksi Solidaritas untuk Aktivis KontraS
Berdasarkan informasi dari akun resmi BEM UI, aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas untuk aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras.
BEM UI juga menyatakan tengah mengawal gugatan judicial review Undang-Undang TNI, khususnya Pasal 47, di Mahkamah Konstitusi.
Aksi unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap proses hukum tersebut.
Fokus di Kawasan Mahkamah Konstitusi
Demonstrasi dipusatkan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, sehingga aparat menyiapkan pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif.
Polisi berharap kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.
- Penulis :
- Aditya Yohan








