
Pantau - Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Muhammad Anis Matta membahas penguatan hubungan bilateral dengan Laos dalam pertemuan bersama Wakil Menteri Luar Negeri Laos Anouparb Vongnorkeo di Vientiane, termasuk rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane ke Jakarta dalam waktu dekat.
Penguatan Kerja Sama dan Momentum 70 Tahun Diplomatik
Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya reaktivasi mekanisme Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) yang dinilai krusial karena telah lama tertunda.
Kedua pihak juga memanfaatkan momentum peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Laos pada 2027 untuk mendorong kerja sama yang lebih konkret di berbagai sektor.
Bidang yang dibahas meliputi ekonomi, investasi, pariwisata, dan kebudayaan sebagai fokus peningkatan hubungan bilateral ke depan.
Selain itu, kedua negara menekankan pentingnya koordinasi dalam menghadapi dinamika regional yang terus berkembang.
Pertemuan Lintas Sektor dan Dialog Antarmasyarakat
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Anis Matta juga bertemu Menteri Keamanan Publik Laos Vanthong Kongmany untuk membahas kerja sama politik dan keamanan.
Ia turut melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Lao Front for National Development Lao Pao Song Navongxay serta Presiden Organisasi Islam Laos Somboune Khan.
Pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup penguatan hubungan antarmasyarakat serta dialog lintas agama sebagai bagian dari kerja sama bilateral.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, "Rangkaian pertemuan berlangsung hangat dan produktif, serta menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang, baik di tingkat pemerintah maupun antarmasyarakat, demi mendukung stabilitas dan kemakmuran kawasan."
Dalam kunjungan itu, Anis Matta didampingi Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Vientiane Achmad Dahlan serta Direktur Asia Tenggara Kemlu Elizani TX Nadia Sumampouw.
- Penulis :
- Arian Mesa








