
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan program Sekolah Rakyat harus menjadi game changer dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan.
Pernyataan dan Peran Strategis
Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara Menuju Satu Tahun Perjalanan Program Sekolah Rakyat: Capaian Strategis dan Sinergi Keberlanjutan yang digelar di Jakarta.
Ia mengatakan, "Sekolah Rakyat harus menjadi game changer yang terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekolah Rakyat sesuai dengan Perpres Nomor 120 Tahun 2025 adalah bagian yang tidak terpisahkan dari penanggulangan kemiskinan dan program kesejahteraan masyarakat."
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif langsung Prabowo Subianto sebagai bagian dari visi menghadirkan pendidikan yang tepat sasaran bagi masyarakat miskin.
Hingga saat ini, terdapat 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Program ini telah menjangkau lebih dari 15.820 siswa yang berasal dari keluarga miskin.
Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menyediakan fasilitas dan ekosistem pembelajaran bagi masyarakat rentan.
Ia menambahkan, "Oleh karena itu, Sekolah Rakyat selain menanggulangi dan memutus rantai kemiskinan, juga merupakan sistem pendidikan yang adaptif dan kompetitif."
Dukungan dan Pengembangan Program
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui penguatan tata kelola dan pengembangan masa depan lulusan Sekolah Rakyat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut.
Ia menyebut Abdul Muhaimin Iskandar sebagai tokoh yang pertama mendeklarasikan penyelenggaraan Sekolah Rakyat atas arahan Presiden pada awal tahun 2025.
Ia mengatakan, "Yang ingin saya tambahkan adalah per hari ini sudah ada 93 gedung Sekolah Rakyat dalam proses pembangunan, 69 persen akan tuntas pada Juni untuk kita jadikan proses pembelajaran utama."
Informasi tambahan menunjukkan pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama untuk mendukung keberlanjutan program ke depan.
- Penulis :
- Arian Mesa
- Editor :
- Arian Mesa





