
Pantau - Anggota DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur yang mengakibatkan belasan korban jiwa serta puluhan orang luka-luka.
Kronologi dan Dampak Kecelakaan
Ia menegaskan bahwa tragedi tersebut tidak hanya berdampak pada fisik korban, tetapi juga menimbulkan trauma psikologis yang serius.
“Tragedi seperti ini tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma psikologis yang mendalam. Karena itu, penanganan korban harus dilakukan secara menyeluruh, tidak berhenti pada aspek medis semata,” ungkapnya.
Sebagai anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan perlindungan sosial, Netty menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi korban dan keluarga korban.
Ia juga meminta agar layanan trauma healing segera diberikan kepada seluruh pihak terdampak.
“Layanan trauma healing dan dukungan psikososial harus segera diberikan. Pemulihan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemulihan korban secara keseluruhan,” ujarnya.
Tuntutan Perlindungan dan Investigasi
Netty menegaskan bahwa seluruh hak korban dan keluarga harus dipenuhi secara cepat tanpa hambatan, termasuk layanan kesehatan dan jaminan sosial.
“Korban luka harus memperoleh layanan kesehatan terbaik hingga pulih. Sementara keluarga korban meninggal berhak mendapatkan santunan dan seluruh bentuk perlindungan sosial secara cepat, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap investigasi yang dilakukan pemerintah bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan menekankan pentingnya proses yang transparan serta menyeluruh.
“Investigasi harus dilakukan secara objektif, transparan, dan tuntas untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Hasil investigasi ini harus menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan transportasi nasional agar tragedi serupa tidak terulang,” tegasnya.
Netty menilai keselamatan transportasi merupakan bagian dari perlindungan hak hidup masyarakat sehingga evaluasi sistem keselamatan, khususnya pada perlintasan dan operasional kereta api, harus menjadi prioritas.
“Keselamatan penumpang harus selalu menjadi prioritas utama. Tragedi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem keselamatan transportasi kita,” pungkasnya.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden transportasi yang menjadi perhatian publik, sementara proses penanganan korban dan investigasi masih terus berlangsung oleh pihak berwenang.
- Penulis :
- Arian Mesa





