
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen meningkatkan keterlibatan tenaga kerja perempuan di sektor maritim sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia yang inklusif dan berdaya saing global.
Komitmen Inklusivitas dan Kesetaraan
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth M V Dumatubun menyampaikan, "Kami melihat bahwa peningkatan peran perempuan di sektor maritim bukan hanya soal kesetaraan, tetapi juga bagian dari upaya membangun talenta unggul yang adaptif dan berdaya saing global."
Ia menjelaskan bahwa penguatan SDM inklusif merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam prinsip Environmental Social and Governance khususnya pada aspek sosial.
Perusahaan juga membuka kesempatan pengembangan kompetensi bagi seluruh awak kapal tanpa memandang gender.
Kebijakan tersebut bertujuan memberikan peluang yang sama bagi setiap individu untuk berkembang dan berkontribusi dalam operasional perusahaan.
Roberth menambahkan, "Keberagaman justru menjadi kekuatan dalam membangun tim yang solid dan operasional yang lebih efektif serta berkelanjutan."
Partisipasi Perempuan Masih Terbuka Lebar
Saat ini tercatat terdapat 41 perwira pelaut perempuan dan 56 kadet perempuan yang bertugas di 78 kapal milik perusahaan.
Jumlah tersebut setara sekitar 2 persen dari total awak kapal yang menunjukkan masih terbuka peluang besar untuk meningkatkan partisipasi perempuan di sektor pelayaran.
Selama ini dunia maritim diketahui masih didominasi oleh tenaga kerja laki-laki.
Padahal bekerja di sektor maritim membutuhkan kemampuan teknis, ketangguhan mental, disiplin tinggi, serta kemampuan adaptasi yang baik.
Kehadiran perempuan di kapal dinilai menunjukkan profesionalisme berbasis kompetensi dan integritas tanpa dibatasi gender.
Ke depan PT Pertamina Patra Niaga akan terus mendorong kebijakan kesetaraan, peningkatan kompetensi, dan penciptaan lingkungan kerja yang inklusif.
Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membangun SDM maritim yang berkelanjutan dan kompetitif di tingkat global.
- Penulis :
- Arian Mesa





