HOME  ⁄  Nasional

Roblox Patuhi PP Tunas, Pemerintah Apresiasi Pembatasan Akses dan Verifikasi Usia untuk Lindungi Anak

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Roblox Patuhi PP Tunas, Pemerintah Apresiasi Pembatasan Akses dan Verifikasi Usia untuk Lindungi Anak
Foto: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Vice President Global Public Policy Roblox Nicky Jackson Colaco dalam konferensi pers perkembangan kepatuhan PP Tunas di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Kamis 30/4/2026 (sumber: ANTARA/Livia Kristianti)

Pantau - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan platform gim Roblox telah patuh penuh terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Tunas sebagai regulasi perlindungan anak di ruang digital, termasuk melalui pembatasan akses dan penerapan verifikasi usia bagi pengguna di Indonesia.

Pembatasan Fitur dan Verifikasi Usia Diterapkan

Meutya menjelaskan kepatuhan tersebut diwujudkan melalui pengaturan akses khusus bagi anak, seperti pembatasan fitur komunikasi dan kewajiban verifikasi usia menggunakan teknologi facial recognition.

"Jadi kami apresiasi Roblox yang sudah menyampaikan komitmen kepatuhan, di mana Roblox sudah memulai untuk melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya," ungkapnya.

Ia menambahkan salah satu kebijakan utama adalah penutupan fitur komunikasi dengan pengguna yang tidak dikenal bagi akun anak serta penonaktifan otomatis fitur komunikasi bagi pengguna yang belum melakukan verifikasi usia.

Menurutnya, verifikasi usia akan menentukan jenis gim yang dapat diakses sesuai klasifikasi umur pengguna.

"Tadi kami sampaikan ada pembatasan games sesuai klasifikasi usia. Jadi nanti games yang bisa dilihat oleh anak di bawah 13 tahun akan berbeda dengan yang dilihat oleh 16 tahun ke bawah, dan juga oleh anak 16 tahun ke atas," jelasnya.

Indonesia Jadi Pelopor Perlindungan Anak di Gim Digital

Meutya menyebut seluruh platform digital yang masuk tahap awal implementasi PP Tunas kini telah memenuhi ketentuan, termasuk Roblox yang memiliki sekitar 45 juta pemain di Indonesia, dengan 23 juta di antaranya merupakan anak-anak.

Selain itu, Roblox juga menyediakan fitur kontrol orang tua untuk membatasi waktu bermain atau screen time guna mencegah kecanduan gim pada anak.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah pertama di dunia yang menerapkan pembatasan akses gim khusus bagi anak, tidak hanya pada media sosial.

Vice President Global Public Policy Roblox Nicky Jackson Colaco menegaskan komitmen perusahaan dalam melindungi keluarga melalui kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia.

Ia menjelaskan pengguna di bawah usia 16 tahun akan diarahkan ke akun khusus seperti Roblox Kids dan Roblox Select, di mana Roblox Kids diperuntukkan bagi anak di bawah 13 tahun dengan seluruh fitur komunikasi dimatikan, sementara Roblox Select untuk usia 13 hingga 15 tahun memungkinkan komunikasi terbatas hanya dengan pengguna yang dikenal.

"Indonesia jelas menjadi salah satu negara yang memimpin dalam hal keselamatan anak, kami sangat bangga dapat melayani komunitas Indonesia yang dinamis dan penuh semangat, serta menyediakan ruang daring yang positif untuk belajar, berkreasi, dan bersenang-senang bagi jutaan pemain," ungkapnya.

Penulis :
Arian Mesa