HOME  ⁄  Nasional

Sulthoni Resmi Pimpin Pemuda LIRA 2026-2031, Fokus Perkuat Konsolidasi Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sulthoni Resmi Pimpin Pemuda LIRA 2026-2031, Fokus Perkuat Konsolidasi Nasional
Foto: (Sumber: Pengukuhan Sulthoni yang resmi menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) untuk periode 2026-2031 di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (30/4/2026). (ANTARA/HO-DPP LIRA)..)

Pantau - Sulthoni resmi menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) periode 2026-2031 dengan target utama memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Konsolidasi dan Kaderisasi Jadi Prioritas

Presiden LIRA Andi Syafrani menyebut pengukuhan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur internal organisasi.

"Setelah pengukuhan ini, kami berharap Pemuda LIRA di semua wilayah bisa segera terkonsolidasi. Beberapa daerah sudah terbentuk, dan selanjutnya akan kami kembangkan ke wilayah lain," ungkapnya.

Ia menegaskan Pemuda LIRA memiliki peran strategis dalam mencetak kader unggul dan menjaga keberlanjutan organisasi melalui regenerasi kepemimpinan.

"Kami ingin melahirkan kader-kader yang unggul, tangguh, dan berintegritas. Tanpa kaderisasi yang kuat, organisasi tidak akan memiliki arah ke depan," ujarnya.

Selain itu, Andi menilai pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan nasional serta diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.

Target Perluasan Struktur hingga Daerah

Sementara itu, Sulthoni menegaskan kepengurusan baru akan fokus pada penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat daerah.

"Ke depan, kita akan mengaktifkan kembali DPW-DPW dan mencari calon pengurus baru di berbagai daerah. Targetnya, struktur ini bisa terisi secara merata di seluruh Indonesia," katanya.

Saat ini, jaringan Pemuda LIRA telah terbentuk di sekitar 20 provinsi dan 20 kabupaten/kota, dan akan terus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah.

Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), guna memperkuat peran pemuda dalam demokrasi.

"Kita ingin pemuda memiliki gagasan yang bisa diberikan kepada pemerintah. Prinsipnya, pemuda harus mendukung program pemerintah yang pro-rakyat, tetapi juga tetap kritis dan berani mengingatkan jika ada kebijakan yang melenceng," tuturnya.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja turut mengajak Pemuda LIRA menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

"Saya minta DPP Pemuda LIRA menjadi sahabat Bawaslu untuk mengawal demokrasi dan proses Pemilu yang baik di Indonesia," pungkas Rahmat.

Penulis :
Ahmad Yusuf