
Pantau - Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) melarang warganya bepergian ke Iran, Lebanon, dan Irak menyusul perkembangan situasi keamanan terbaru di kawasan Timur Tengah, Kamis (30/4) waktu setempat.
Larangan Perjalanan dan Imbauan Evakuasi
Pemerintah UEA juga meminta seluruh warga negaranya yang saat ini berada di ketiga negara tersebut untuk segera meninggalkan wilayah itu demi keselamatan.
Dalam pernyataannya, otoritas setempat menegaskan langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan atas risiko keamanan yang meningkat.
Selain itu, warga UEA yang masih berada di Iran, Lebanon, dan Irak diminta segera menghubungi nomor darurat Kementerian Luar Negeri untuk mendapatkan bantuan.
Dipicu Ketegangan dan Gencatan Senjata Regional
Kebijakan ini muncul di tengah dinamika geopolitik kawasan, termasuk gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang mulai berlaku sejak 8 April setelah konflik selama 40 hari.
Situasi serupa juga terjadi antara Israel dan Lebanon dengan gencatan senjata yang mulai berlaku pada pertengahan April.
Langkah UEA mencerminkan kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan regional meski kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





