HOME  ⁄  Nasional

KAI Berikan Jaminan Pendidikan bagi Anak Korban Meninggal dalam Insiden Bekasi Timur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KAI Berikan Jaminan Pendidikan bagi Anak Korban Meninggal dalam Insiden Bekasi Timur
Foto: (Sumber: Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin hadir langsung mengunjungi keluarga untuk menyampaikan duka serta mendengarkan kebutuhan yang dihadapi.)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan jaminan pendidikan kepada anak dari korban meninggal dunia dalam insiden di wilayah Stasiun Bekasi Timur sebagai bentuk komitmen pendampingan kepada keluarga terdampak.

KAI Pastikan Pendampingan dan Dukungan Keluarga Korban

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan langsung dukungan tersebut saat mengunjungi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa dan mendengar kebutuhan mereka.

Ia mengatakan, "Dalam situasi yang berat ini, kami ingin keluarga tetap merasa didampingi. Untuk salah satu anak dari korban meninggal dunia, KAI memberikan jaminan pendidikan melalui program Asuransi Pendidikan agar dapat melanjutkan sekolah dengan baik."

Menurutnya, pendampingan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan jangka pendek dan keberlanjutan kehidupan keluarga korban ke depan.

Layanan Pemulihan dan Trauma Healing Disiapkan

KAI juga menyediakan posko informasi di Bekasi Timur serta layanan lanjutan untuk membantu kebutuhan administrasi dan pemulihan keluarga.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan bahwa perusahaan fokus pada pemulihan menyeluruh bagi keluarga dan pelanggan terdampak.

Ia mengungkapkan, "Kami memahami bahwa pemulihan mencakup kondisi fisik dan psikologis. Karena itu, KAI terus memfasilitasi pendampingan, termasuk layanan trauma healing, agar keluarga dan pelanggan dapat melalui masa ini dengan lebih tenang."

Ia menambahkan, "Kami menyampaikan duka yang mendalam dan permohonan maaf kepada keluarga serta pelanggan yang terdampak. KAI akan terus mendampingi dalam setiap proses yang dijalani."

Informasi tambahan, KAI memastikan layanan transportasi tetap berjalan normal sambil terus memperkuat dukungan bagi korban dan keluarga terdampak.

Penulis :
Ahmad Yusuf