
Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mendorong pendidikan di Kalimantan Tengah mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis kuat dalam menghadapi krisis lingkungan global.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Bumi, dan Hari Otonomi Daerah di Palangka Raya, Sabtu (2/5).
Fajar menegaskan Kalimantan Tengah memiliki peran strategis sebagai penjaga ekosistem penting bagi keberlanjutan lingkungan Indonesia dan dunia.
"Bagi Kalimantan Tengah, peran ini menjadi semakin strategis. Daerah ini bukan hanya pusat pertumbuhan, tetapi juga penjaga ekosistem penting bagi keberlanjutan lingkungan Indonesia, bahkan dunia," ujarnya.
Ia menekankan pendidikan harus terintegrasi dengan isu lingkungan seperti perubahan iklim, degradasi alam, dan krisis sumber daya yang akan dihadapi generasi mendatang.
"Tema kekuatan kita, planet kita menegaskan masa depan bumi berada di tangan kita semua," ungkapnya.
Fajar menambahkan pembentukan karakter siswa dapat dimulai dari lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan sehat serta melalui kebiasaan sederhana seperti pengelolaan sampah dan penghematan energi.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pemerintah daerah tetap memprioritaskan sektor pendidikan meski menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.
"Kami tak ingin melihat ada putra-putri Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah. Oleh karena itu, pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah," katanya.
Ia menyebut pemerintah provinsi terus menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pusat agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah berharap sinergi antara pusat dan daerah mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





