HOME  ⁄  Nasional

Peluncuran KA Sangkuriang Relasi Banyuwangi–Bandung Diresmikan, Dorong Kunjungan Wisata dan Mobilitas Warga

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Peluncuran KA Sangkuriang Relasi Banyuwangi–Bandung Diresmikan, Dorong Kunjungan Wisata dan Mobilitas Warga
Foto: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Vice President Daop 9 Jember Hengky Prasetyo pecahkan kendi menandai keberangkatan perdana KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung. Sabtu 2/5/2026 (sumber: ANTARA/Novi Husdinariyanto)

Pantau - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara resmi melepas keberangkatan perdana kereta api KA Sangkuriang relasi Banyuwangi–Bandung di Stasiun Ketapang, Banyuwangi, sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan kunjungan wisatawan.

Peluncuran di Ujung Timur Pulau Jawa

Peluncuran kereta api yang menghubungkan Stasiun Ketapang dengan Stasiun Bandung ini dilakukan di Banyuwangi sebagai wilayah ujung timur Pulau Jawa.

Ipuk Fiestiandani menyatakan bahwa relasi baru ini melengkapi layanan kereta sebelumnya yang telah menghubungkan Banyuwangi dengan sejumlah kota besar.

"Sebelumnya juga telah diluncurkan relasi Banyuwangi-Jakarta dan Malang dan beberapa kota besar lainnya. Mudah-mudahan dengan dengan adanya relasi baru hari ini Banyuwangi-Bandung bisa meningkatkan kunjungan wisatawan," ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan KA Sangkuriang diharapkan mampu memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus menjadi daya tarik baru bagi wisatawan untuk berkunjung ke Banyuwangi.

"Kami juga berharap kereta api menjadi alat transportasi sangat diminati, dan sehingga banyak orang datang ke Banyuwangi," ujarnya.

Jawab Kebutuhan Transportasi Nyaman

Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menjelaskan bahwa KA Sangkuriang hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi jarak jauh yang nyaman tanpa transit.

Kereta ini memiliki jarak tempuh sekitar 1.002 kilometer untuk perjalanan pulang-pergi dengan standar pelayanan tinggi bagi penumpang.

"Kami menghadirkan KA Sangkuriang dengan standar pelayanan tinggi guna memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan, ini juga simbol kolaborasi kuat antara KAI dengan pemerintah daerah dalam memajukan mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata," kata Hengky.

Peluncuran ini juga menjadi simbol kolaborasi antara PT Kereta Api Indonesia dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor transportasi dan pariwisata.

Acara pelepasan turut dihadiri jajaran Forkopimda Banyuwangi dengan prosesi diawali tradisi pecah kendi sebagai simbol keselamatan.

Setelah itu, Bupati Banyuwangi memberikan Semboyan 40 kepada masinis sebagai tanda resmi keberangkatan kereta api tersebut.

Penulis :
Shila Glorya