
Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan 40 Sekolah Berintegritas pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (5/5).
Program ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter dan budaya kejujuran di kalangan siswa SMA dan SMK di seluruh Jawa Timur.
Khofifah menyebut sekolah terpilih tersebut memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
"Sebanyak 40 SMA dan SMK yang hari ini terpilih menjadi Sekolah Berintegritas memiliki misi mulia untuk mewujudkan SDM Jatim yang semakin unggul dan berdaya saing," ungkapnya.
Sekolah Jadi Laboratorium Karakter Siswa
Peluncuran ditandai dengan penekanan sirene bersama lima kepala sekolah perwakilan dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Khofifah menegaskan sekolah berintegritas diharapkan menjadi laboratorium karakter bagi siswa agar tidak hanya unggul secara akademik.
"Keberadaan sekolah-sekolah ini diproyeksikan menjadi laboratorium karakter bagi siswa agar tidak hanya fasih secara kognitif, tetapi juga kokoh secara moral dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penanaman nilai kejujuran sejak dini menjadi investasi penting menuju Indonesia Emas 2045.
"Jika dari bangku sekolah, kejujuran sudah menjadi budaya, maka ke depan kita akan memiliki pemimpin-pemimpin bangsa yang amanah dan visioner dari Bumi Majapahit," katanya.
Program Percontohan dan Inovasi Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan 40 sekolah tersebut tersebar di 38 kabupaten/kota dan akan menjadi proyek percontohan.
Ia menjelaskan program yang diterapkan meliputi kantin kejujuran hingga kelas tanpa penggunaan gawai untuk membangun disiplin siswa.
"Jadi ada yang Kantin Kejujuran, ada juga kelas tanpa penggunaan gadget secara jujur. Mereka akan menjadi pilot project untuk dapat dikembangkan di sekolah-sekolah lainnya di Jawa Timur," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menerima penghargaan MURI atas gerakan minum tablet tambah darah yang diikuti lebih dari 1,5 juta siswa secara daring.
Selain itu, ia menerima pengakuan hak cipta lagu “Jatim Cerdas (Siap Jadi Juara)” dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





