
Pantau - Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menemukan satu warga yang tertimbun tanah longsor di Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu dini hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur mengatakan korban bernama Awal (50) ditemukan di lokasi rumahnya yang tertimbun material longsor.
“Korban ditemukan di lokasi rumahnya yang tertimbun material tanah longsor,” kata Abdul Ghafur di Lubuk Basung, Rabu.
Korban ditemukan sekitar pukul 03.22 WIB oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Agam, Basarnas Pos Agam, PMI Agam, Kelompok Siaga Bencana, dan masyarakat setempat.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Ampek Koto untuk dibersihkan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.
Enam Korban Selamat Alami Luka-Luka
Sebelumnya, tujuh warga tertimbun longsor akibat curah hujan tinggi yang melanda kawasan tersebut pada Selasa (5/5).
Enam korban berhasil diselamatkan, yakni Dayat (33), Noya (35), Safira (1), Yoni (45), Zaki (18), dan Kuntum (14).
Mereka mengalami patah tulang dan luka-luka sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad Muchtar Kota Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan medis.
Abdul Ghafur menjelaskan tanah longsor menimbun tiga unit rumah semi permanen saat para korban berada di dalam rumah.
“Tanah longsor menimbun tiga unit rumah semi permanen dan ketujuh korban sedang berada di dalam rumah tersebut,” katanya.
Akses Jalan Provinsi Sempat Lumpuh
Selain merusak rumah warga, material longsor juga menutup akses jalan provinsi yang menghubungkan Simpang Gudang Lubuk Basung menuju Kota Bukittinggi.
Akibatnya, jalur tersebut sempat tidak dapat dilalui kendaraan.
BPBD bersama tim gabungan masih melakukan penanganan di lokasi untuk membersihkan material longsor dan memulihkan akses jalan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





