
Pantau - Dukungan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat melampaui 80 persen dalam survei terbaru.
Riset nasional yang dirilis Nusantara Riset Indonesia menempatkan tingkat kepuasan di angka 80,17 persen, mencerminkan persepsi positif masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam periode berjalan.
“Kepuasan terhadap kinerja presiden dan wakil presiden ini sangat memuaskan di angka 80,17 persen,” kata Direktur Nusantara Riset Indonesia (NRI) Deni Yusuf.
Sebaliknya, porsi responden yang menyatakan ketidakpuasan berada di kisaran 7,33 persen. Sementara itu, 12,50 persen lainnya belum menentukan pilihan. Distribusi ini memperlihatkan dominasi penilaian positif di tengah publik.
Ketahanan energi muncul sebagai variabel paling berpengaruh dengan kontribusi 19,17 persen. Stabilitas harga dan ketersediaan energi dinilai memberi dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Ketahanan energi menjadi faktor utama karena masyarakat melihat pemerintah mampu menjaga stabilitas, termasuk harga BBM di tengah gejolak global,” jelasnya.
Sejumlah program prioritas lain turut memperkuat persepsi publik. Program Makan Bergizi Gratis menyumbang 18,33 persen, disusul faktor kepemimpinan presiden sebesar 17,92 persen.
Penegakan hukum berkontribusi 16,67 persen, sementara ketahanan pangan mencatat 15,42 persen. Sektor pendidikan dan program sekolah rakyat melengkapi dengan angka 12,50 persen.
“Masyarakat juga melihat program MBG dan ketahanan pangan sebagai bagian penting dari kinerja pemerintah saat ini,” tambah Deni Yusuf.
Kinerja pemerintah dinilai tetap stabil di tengah tekanan global. Dampak kebijakan disebut terasa langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Selama satu tahun delapan bulan ini, kepuasan terhadap kinerja presiden memang sangat tinggi dan diimbangi oleh kinerja pemerintah yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Peran energi kembali ditekankan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus kebutuhan dasar masyarakat.
“Masyarakat memandang ketahanan energi kita masih stabil, sehingga menjadi alasan utama tingginya kepuasan terhadap pemerintah,” tandasnya.
- Penulis :
- Khalied Malvino





