
Pantau - Kepolisian Negara Republik Indonesia menyiapkan pengamanan ketat untuk mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut gelaran Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada Juni hingga Juli mendatang.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengamanan akan disusun hingga ke tingkat kepolisian daerah dan kepolisian resor guna memastikan situasi tetap aman selama perhelatan berlangsung.
"Polri berkewajiban untuk melakukan pengamanan-pengamanan dalam antusias warga karena ini nanti akan kami jadikan suatu referensi dalam perencanaan pengamanan," kata Truno dalam konferensi pers di Gedung TVRI, Jakarta, Kamis.
Pengamanan Nobar Diperketat
Polri akan mengintensifkan pengamanan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian saat kegiatan nonton bersama atau nobar, baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial.
Kepolisian juga akan bersinergi dengan TVRI sebagai lembaga penyiaran resmi Piala Dunia FIFA 2026 untuk menyusun pola pengamanan hingga ke daerah.
"Kami mengimbau, ini karena aspeknya adalah hiburan, kami yakin ini menjadi bagian untuk kita bersama-sama menjaga kegembiraan," ucap dia.
Polri menilai pengamanan diperlukan karena ajang sepak bola terbesar dunia itu diperkirakan menciptakan fenomena sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.
Polri memastikan kehadiran negara untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama berlangsungnya turnamen tersebut.
Warga Diingatkan Waspadai Penipuan dan Judi Bola
Trunoyudo juga mengingatkan masyarakat agar menikmati pesta sepak bola empat tahunan itu dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama.
"Ini perlu kesadaran kita bersama bagi seluruhnya elemen, baik itu penyelenggara (nobar) yang sudah mendaftar ke TVRI, kemudian juga dari tokoh-tokoh masyarakat, bahkan tokoh-tokoh yang juga bisa menjadi influencer (pemengaruh) di dunia sport (olahraga), khususnya sepak bola," ujarnya.
Selain pengamanan keramaian, Polri mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap modus penipuan dalam pembelian tiket nobar.
Warga yang menjadi korban penipuan diminta segera melapor kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.
Polri juga mengantisipasi potensi praktik judi bola selama penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 berlangsung.
Sebagai lembaga penyiaran resmi di Indonesia, TVRI merencanakan sebanyak 34 stasiun daerah menggelar kegiatan nobar terbuka untuk publik di berbagai wilayah.
- Penulis :
- Leon Weldrick





