HOME  ⁄  Nasional

Kemensos Percepat Pendampingan Sosial Warga Suku Togutil di Tidore

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemensos Percepat Pendampingan Sosial Warga Suku Togutil di Tidore
Foto: (Sumber: Petugas dari Sentra Wasana Bahagia Ternate Kementerian Sosial memeriksa kondisi kesehatan perempuan dan anak Suku Togutil di kawasan hutan Tayawi, Desa Coli, Kecamatan Oba Kota, Kepulauan Tidore, Maluku Utara, Rabu (6/5/2026) ANTARA/HO-Sentra Wasana Bahagia Ternate.)

Pantau - Kementerian Sosial melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate mempercepat penanganan sosial bagi warga Suku Togutil di kawasan hutan Tayawi, Desa Coli, Kecamatan Oba Kota, Kepulauan Tidore, Maluku Utara, dengan menyalurkan bantuan nutrisi, pemeriksaan kesehatan, hingga edukasi pola hidup sehat.

Program tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil pemetaan Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat adat yang masih memegang teguh tradisi leluhur.

“Setelah dilakukan pemetaan di lapangan, kami memenuhi kebutuhan warga di sana terkait penguatan nutrisi, pemenuhan kebutuhan hidup sehat, kebersihan diri, hingga pemberian sandang dan pemeriksaan kesehatan,” kata Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate Osep Mulyani dalam keterangannya di Labuan Bajo, Jumat.

Osep menjelaskan Suku Togutil sebelumnya hidup berpindah-pindah dengan pola mata pencaharian berburu dan meramu atau food gathering.

Karena itu, pihaknya secara berkala melakukan penyuluhan sosial dan edukasi agar warga dapat beradaptasi dengan lingkungan luar tanpa menghilangkan identitas budaya mereka.

Gubernur Maluku Utara Turun Langsung

Penyerahan bantuan dilakukan di kawasan hutan Tayawi pada Rabu (6/5) dan dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

Sherly menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar masyarakat adat dapat berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan tradisi leluhur.

“Suku Togutil harus kita dampingi dan diberdayakan sesuai potensi yang dimilikinya. Mereka harus maju sesuai perkembangan zaman tanpa harus meninggalkan tradisi,” ujar Sherly.

Pemerhati adat di Ternate Abdurahman Munim menilai warga Suku Togutil kini mulai mengalami transformasi sosial berkat pendampingan yang konsisten dari berbagai pihak.

Ia menyebut sebagian warga mulai memeluk agama Islam maupun Kristen dan berbaur dengan masyarakat sekitar.

Warga Akui Ada Perubahan Besar

Perwakilan warga Suku Togutil, Yosep, mengaku pendampingan dari pemerintah membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat di kawasan tersebut.

“Terima kasih atas perhatian Kemensos dan Pemerintah Provinsi. Ini kali pertama ada Gubernur datang ke suku kami. Berkat bimbingan Kemensos, saat ini kami bisa berkomunikasi dengan warga di luar suku dan memiliki tempat tinggal menetap,” ungkap Yosep.

Pendampingan tersebut diharapkan terus berlanjut agar kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus menjaga keberlangsungan budaya Suku Togutil di Maluku Utara.

Penulis :
Ahmad Yusuf