
Pantau - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengusulkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan kajian menyeluruh sebelum menerapkan car free day (CFD) di kawasan Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kevin mengatakan dukungan terhadap rencana CFD tersebut harus dibarengi dengan kesiapan teknis dan pengelolaan kawasan secara matang.
“Saya mendukung rencana CFD Rasuna Said, tapi dukungan ini bukan cek kosong. Pemprov DKI harus menyiapkan kajian,” kata Kevin Wu di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Soroti Lalu Lintas hingga Pengendalian PKL
Menurut Kevin, sejumlah aspek penting harus menjadi perhatian, mulai dari lalu lintas, transportasi publik, titik parkir resmi, pengendalian pedagang kaki lima (PKL), hingga sistem kebersihan.
Ia juga meminta Pemprov DKI menyiapkan fasilitas pendukung seperti toilet umum, posko kesehatan, pengamanan, akses darurat, serta fasilitas ramah lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
“Komisi A akan mendorong agar koordinasi antarperangkat daerah tidak sekadar formalitas rapat. Harus jelas siapa melakukan apa, siapa bertanggung jawab, dan bagaimana evaluasinya,” ujarnya.
Kevin menambahkan Pemprov DKI perlu menyusun standar operasional prosedur atau SOP terpadu untuk pelaksanaan CFD di kawasan Rasuna Said.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh menunggu masalah muncul baru mencari solusi di lapangan.
Minta Simulasi Sebelum Diterapkan Rutin
Kevin menyarankan dilakukan simulasi terlebih dahulu sebelum CFD diterapkan secara rutin.
Ia meminta adanya pemetaan titik rawan kemacetan, kerumunan, parkir liar, jalur evakuasi, pengaturan pedagang, hingga mekanisme pengaduan warga secara real-time.
Meski demikian, Kevin menilai pemilihan koridor H.R Rasuna Said sebagai lokasi pencanangan HUT ke-499 Jakarta dan kawasan CFD baru merupakan gagasan yang baik.
“Jadi kalau mau bicara Jakarta menuju kota global, kawasan ini memang salah satu etalasenya,” katanya.
Kawasan Rasuna Said dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat diplomasi, bisnis, transportasi, perkantoran, hingga ruang aktivitas masyarakat perkotaan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





