
Pantau - Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal DPR RI Suprihartini melepas sembilan pegawai yang memasuki masa purnabakti dalam acara yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/5).
Suprihartini mengatakan pelepasan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi dan pengabdian para pegawai selama bertugas di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.
“Hari ini bukan sekadar acara perpisahan, melainkan juga bentuk penghargaan kepada Bapak/Ibu yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan waktu terbaiknya bagi Sekretariat Jenderal DPR RI,” ungkap Suprihartini saat membuka acara.
Ia menyebut para pegawai purnabakti telah melewati berbagai tantangan dan dinamika organisasi dengan penuh tanggung jawab selama menjalankan tugas.
Setjen DPR Apresiasi Pengabdian Pegawai
Menurut Suprihartini, keberhasilan pelayanan dan capaian organisasi tidak terlepas dari kerja keras para pegawai yang selama ini bekerja di balik layar.
“Di balik setiap layanan yang berjalan baik, setiap agenda yang terlaksana dengan lancar, dan setiap capaian organisasi, terdapat orang-orang yang bekerja dengan tekun tanpa banyak sorotan,” katanya.
Ia menambahkan sosok pegawai akan dikenang bukan hanya melalui jabatan, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan, dan keteladanan selama bertugas.
“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Sekretariat Jenderal DPR RI, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas seluruh kontribusi yang telah diberikan,” ujarnya.
Pegawai Purnabakti Janji Jaga Nama Baik DPR
Perwakilan pegawai purnatugas Mohammad Ibnur Kholid mengatakan masa pensiun bukan akhir dari keterikatan emosional dengan institusi DPR RI.
“Ketika pensiun, Insya Allah kami tetap menjalankan misi itu, menjadi garda terdepan untuk menjaga citra DPR,” ungkap Ibnur Kholid.
Ia menegaskan para pegawai purnabakti tetap memiliki tanggung jawab moral menjaga nama baik DPR RI di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ibnur juga menyampaikan gagasan pengelolaan lingkungan di kawasan DPR RI melalui pengolahan sampah daun dan limbah kertas menjadi kompos serta briket bernilai ekonomis.
Sembilan pegawai yang memasuki masa purnabakti yakni Mohammad Ibnur Kholid, Didik Suwarko, Effie, Emi Muryani, Sri Ariyanti, Erizon, Nurkomalasari, Jalaludin, dan Dharmawan Budiharto.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





