HOME  ⁄  Nasional

TVRI NTB Siapkan Pemancar dan Satelit agar Wilayah Blank Spot Tetap Bisa Menonton Piala Dunia 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

TVRI NTB Siapkan Pemancar dan Satelit agar Wilayah Blank Spot Tetap Bisa Menonton Piala Dunia 2026
Foto: Kepala Stasiun TVRI NTB Ina Djara memaparkan tata cara menonton Piala Dunia dalam siniar Gerbang Mendengar di Kantor ANTARA NTB, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin 11/5/2026 (sumber: ANTARA/Kusnandar)

Pantau - TVRI Nusa Tenggara Barat menyiapkan berbagai solusi agar masyarakat di wilayah blank spot tetap dapat menonton pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Kepala Stasiun TVRI NTB Ina Djara mengatakan sekitar 90 persen wilayah NTB saat ini telah terjangkau siaran TVRI, sementara 10 persen lainnya masih mengalami kendala penerimaan siaran televisi.

“Kami memastikan masyarakat bisa menonton Piala Dunia 2026 melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport,” ungkap Ina Djara.

TVRI Tambah Pemancar untuk Perluas Jangkauan Siaran

Ina menjelaskan kondisi geografis berupa pegunungan dan perbukitan menjadi tantangan utama penerimaan siaran televisi di sejumlah daerah di NTB.

Wilayah yang masih mengalami kendala siaran terutama berada di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Lombok Timur.

TVRI NTB saat ini didukung 10 stasiun transmisi yang melayani wilayah Lombok, Sumbawa, Dompu, hingga Bima.

TVRI NTB juga sedang memperjuangkan pemasangan perangkat pemancar di Bukit Mantar, Kabupaten Sumbawa Barat, untuk memperluas jangkauan siaran televisi.

“Kami berharap pekan ini peralatan di sana sudah bisa dipasang, sehingga bisa menjangkau wilayah blank spot yang cukup besar di Sumbawa,” ujar Ina Djara.

Siaran Satelit Disiapkan untuk Kawasan Sembalun

Selain pemancar tambahan, TVRI NTB juga menyiapkan solusi berupa perangkat penerima siaran berbasis satelit.

Perangkat satelit tersebut akan dipasang di lokasi nonton bareng yang difasilitasi TVRI bersama pemerintah desa dan kecamatan.

Layanan berbasis satelit akan diberikan kepada masyarakat di kawasan Sembalun, Lombok Timur, yang selama ini masuk kategori blank spot karena dikelilingi perbukitan dan Gunung Rinjani.

Ina juga menyebut kawasan Gili Trawangan dan sekitarnya dapat menikmati siaran Piala Dunia melalui pemancar TVRI dari Bali karena jangkauannya dinilai cukup dekat.

Masyarakat pengguna televisi digital cukup menggunakan antena biasa untuk menangkap siaran TVRI.

Sementara itu, pengguna televisi analog masih membutuhkan set top box agar dapat menikmati siaran televisi digital nasional.

Piala Dunia FIFA 2026 akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Penulis :
Arian Mesa