HOME  ⁄  Nasional

BNPT Libatkan DPP ICATT Perkuat Program Antiradikalisme di Lembaga Pendidikan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BNPT Libatkan DPP ICATT Perkuat Program Antiradikalisme di Lembaga Pendidikan
Foto: (Sumber: Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (DPP ICATT) Mallingkai Ilyas saat menggelar rapat kerja di Makassar, Kamis (14/5/2026). ANTARA/Muh Hasanuddin.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melibatkan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (DPP ICATT) dalam program antiradikalisme untuk membangun masyarakat cinta damai tanpa kekerasan.

Ketua Umum DPP ICATT Mallingkai Ilyas mengatakan organisasi yang berdiri sejak 1989 tersebut memiliki tujuan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendekatan keilmuan dan sosial.

“Organisasi ICATT ini punya tujuan bagaimana ICATT bisa hadir memberikan dampak secara keilmuan maupun secara sosial di tengah masyarakat dan salah satu hal penting itu adalah membangun generasi anak bangsa yang penuh cinta dan kasih melalui program anti-radikalisme itu,” kata Mallingkai Ilyas di Makassar, Kamis.

Ia menjelaskan ICATT merupakan organisasi alumni Timur Tengah yang berfokus pada problematika umat serta kajian Islam.

ICATT Siap Terlibat Sosialisasi Antiradikalisme

Mallingkai mengatakan pihaknya telah bertemu dan berkoordinasi langsung dengan pimpinan BNPT di Sulawesi Selatan serta Rumah Moderasi untuk mendukung program antiradikalisme.

“Kami sudah bertemu dan berkoordinasi dengan pimpinan BNPT di Sulsel serta Rumah Moderasi untuk bersama-sama dalam membangun masyarakat cinta damai tanpa kekerasan. Kami pun diberikan ruang untuk ikut dalam program anti-radikalisme itu,” ujarnya.

Menurut dia, ICATT nantinya dilibatkan dalam sosialisasi antiradikalisme di berbagai lembaga pendidikan mulai tingkat dasar hingga lanjutan.

Selain sosialisasi, organisasi tersebut juga siap memberikan pendidikan dan kuliah umum terkait antiradikalisme sesuai ajaran Islam.

Tekankan Islam Rahmatan Lil Alamin

Mallingkai menegaskan Islam melarang segala bentuk kekerasan dijadikan alasan pembenaran dalam kehidupan bermasyarakat.

“Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin, artinya Islam itu adalah agama yang membawa rahmat, kasih sayang, dan kedamaian bagi seluruh alam semesta, termasuk manusia tanpa memandang ras dan agama, hewan, tumbuhan, dan lingkungan,” ucapnya.

Ia mengatakan konsep Islam tersebut menegaskan ajaran Islam bertujuan mewujudkan kebaikan dan kesejahteraan semesta, bukan hanya untuk umat Muslim.

Penulis :
Ahmad Yusuf