
Pantau - Sembilan penambang yang diduga melakukan aktivitas tambang emas ilegal meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis, 14 Mei 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat Susmelawati Rosya mengatakan terdapat 12 pekerja tambang di lokasi saat peristiwa terjadi.
Dari total 12 pekerja tersebut, sembilan orang meninggal dunia sementara tiga lainnya berhasil selamat.
Tebing Setinggi 30 Meter Diduga Longsor Mendadak
Menurut informasi yang dihimpun Polda Sumbar, terdapat tebing berjarak sekitar 30 meter dari lokasi tambang tempat para pekerja melakukan aktivitas penambangan emas ilegal.
Diduga tebing tersebut tiba-tiba longsor dan material tanah langsung menimpa para pekerja yang berada di area tambang.
Polisi bersama warga setempat kemudian melakukan proses pencarian dan evakuasi korban usai kejadian longsor terjadi.
Sekitar pukul 15.00 WIB, lima korban pertama berhasil ditemukan dan dievakuasi dari timbunan material longsor.
Empat korban lainnya ditemukan beberapa jam kemudian pada sore hari.
Setelah berhasil ditemukan, jenazah para korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah masing-masing untuk dimakamkan.
Polda Sumbar Tingkatkan Operasi Tambang Ilegal
Susmelawati Rosya mengatakan Polda Sumbar bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya menangani persoalan tambang ilegal di sejumlah wilayah.
“Berbagai langkah telah dilakukan mulai dari upaya preventif, imbauan kepada masyarakat, edukasi, hingga penindakan langsung di lapangan,” ungkap Susmelawati Rosya.
Ia mengungkapkan selama Mei 2026 aparat juga melakukan operasi besar-besaran di sejumlah daerah seperti Sawahlunto, Solok, dan Pasaman.
Menurut Susmelawati Rosya, aparat kerap tidak menemukan aktivitas tambang ilegal saat operasi berlangsung.
Namun setelah operasi selesai dilakukan, aktivitas tambang ilegal kembali dilakukan oleh para pekerja di lokasi tambang.
Polda Sumbar hingga kini belum merinci identitas sembilan korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
- Penulis :
- Shila Glorya





