
Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan inovasi material pelat karet Rubber Crossing Plate (RCP) untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api sebidang dan mengurangi risiko kecelakaan.
Material tersebut dirancang sebagai pengganti perlintasan konvensional berbahan beton dan aspal yang dinilai kurang adaptif terhadap kondisi jalan dan cuaca ekstrem.
BRIN Soroti Risiko Perlintasan Sebidang
Peneliti Pusat Riset Komposit dan Biomaterial BRIN Ade Sholeh Hidayat mengatakan banyak kecelakaan di perlintasan kereta tidak hanya disebabkan faktor manusia, tetapi juga kondisi teknis lintasan.
“Kecelakaan di perlintasan sebidang tidak hanya dipicu faktor manusia, tetapi juga kondisi teknis perlintasan yang tidak optimal, seperti permukaan tidak rata, licin saat hujan, dan getaran tinggi yang menyebabkan kendaraan tersangkut atau kehilangan kendali di atas rel,” ungkap Ade.
Menurutnya, material RCP dirancang lebih elastis dan mampu meredam getaran sehingga menciptakan lintasan yang lebih aman bagi pengguna jalan.
“RCP menawarkan pendekatan baru yang lebih adaptif terhadap beban dinamis dan kondisi lingkungan ekstrem, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” katanya.
Material Diklaim Lebih Tahan dan Anti-Slip
Ade menjelaskan teknologi RCP dikembangkan menggunakan karet alam yang dipadukan dengan aditif kompatibiliser dan filler khusus.
Kombinasi material tersebut menghasilkan pelat perlintasan yang tahan terhadap beban statis dan dinamis, cuaca ekstrem, korosi, hingga keausan.
BRIN juga mengklaim permukaan material RCP lebih presisi dan memiliki fitur anti-slip untuk mengurangi risiko kendaraan tergelincir maupun tersangkut di rel.
“Produk ini juga telah melalui berbagai pengujian seperti uji statis, fatigue, getaran, kebisingan, hingga ketahanan lingkungan terhadap sinar UV, air, dan suhu ekstrem,” ujar Ade.
Selain meningkatkan keselamatan, teknologi tersebut dinilai mendukung hilirisasi karet alam domestik dan mengurangi ketergantungan pada material impor.
BRIN menilai jika diterapkan secara luas oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), RCP berpotensi menjadi standar baru infrastruktur perlintasan kereta api sebidang di Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





