HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Tegaskan Dirinya Bertanggung Jawab Jika Rakyat Indonesia Kelaparan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Prabowo Tegaskan Dirinya Bertanggung Jawab Jika Rakyat Indonesia Kelaparan
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) menyampaikan sambutan didampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kiri) Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kanan), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (kedua kanan), Ketua Dewan Pimpinan Daerah KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi (kedua kiri), dan kakak Marsinah Marsini (ketiga kiri)(16/5/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/aa..)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bertanggung jawab apabila rakyat Indonesia mengalami kelaparan karena telah disumpah sebagai kepala negara dan mandataris kedaulatan rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

“Saya sebagai Presiden yang bertanggung jawab, mandataris kedaulatan rakyat. Saya yang disumpah, saya yang bertanggung jawab. Kalau bangsa ini lapar, saya yang bertanggung jawab,” tegas Prabowo.

Prabowo menyebut tidak ada pihak lain yang bisa dimintai pertanggungjawaban apabila bangsa Indonesia mengalami krisis pangan selain dirinya sebagai Presiden.

Prabowo Targetkan Swasembada Pangan Lebih Cepat

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan dirinya telah menugaskan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Ia mengatakan target swasembada pangan yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun kini diyakini dapat diwujudkan lebih cepat dalam waktu satu tahun.

Prabowo turut memuji kinerja Amran yang dinilai memahami persoalan sektor pertanian karena memiliki pengalaman sebagai menteri dan berasal dari keluarga petani.

“Saya tidak pernah kenal beliau. Saya tanya dua-tiga pertanyaan, ternyata orang ini oke pemikirannya. Kemudian saya usulkan ke Pak Jokowi, beliau ditarik kembali jadi Menteri Pertanian. The rest is history. Beliau akhirnya berjuang karena menguasai masalah,” ujar Prabowo.

Prabowo Soroti Mental Rendah Diri Bangsa

Selain membahas ketahanan pangan, Prabowo juga menyinggung pandangan sejumlah pihak yang masih meremehkan kemampuan bangsa Indonesia.

Ia menilai Indonesia terlalu lama dipandang sebelah mata oleh bangsa lain dan dianggap sebagai the soft state.

Menurutnya, masih banyak tokoh, pejabat, hingga pelaku usaha yang memiliki mental rendah diri dan lebih mengagungkan produk maupun kemampuan luar negeri.

“Kita berprestasi, kita dihina, kita swasembada pangan. Perjuangan yang tidak ringan. Kita negara ratusan juta, 287 juta rakyat. Menjamin pangan 287 juta orang bukan pekerjaan ringan,” katanya.

Peresmian 1.061 KDKMP tersebut menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf