
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD menyebut lima dari 11 kecamatan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu 16 Mei 2026.
Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap wilayah yang terdampak banjir.
“Masih dihimpun data dari kelurahan, mungkin mereka masih penanganan (banjir),” kata Cornelius Padang.
Lima kecamatan yang terdampak banjir yakni Kecamatan Mandonga, Puuwatu, Kadia, Wuawua, dan Baruga.
Cornelius Padang mengatakan BPBD masih menunggu data lengkap dari masing-masing wilayah terdampak.
“Jadi, kami masih menunggu datanya mereka kirimkan, mereka tidak mau juga salah-salah mengirim data mungkin ya. Kami masih menunggu infonya,” ujar Cornelius.
Warga Minta Tolong saat Permukiman Terendam
BPBD Kota Kendari berkomitmen memberikan pelayanan dan bantuan kepada warga terdampak banjir.
Beredar video yang memperlihatkan warga BTN Puri Taman Kendari di Kecamatan Puuwatu meminta pertolongan sambil berjalan menembus banjir yang menerjang kawasan permukiman mereka.
“Tolong, tolong, datang di sini,” teriak warga dalam video tersebut.
Di bantaran Kali Wanggu Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, rumah warga yang sebelumnya sempat surut kembali terendam banjir.
“Di Wanggu, ini rumah warga kembali terendam ini, berlumpur,” kata seorang warga.
Petugas Bantu Bersihkan Lumpur Sisa Banjir
Pantauan ANTARA di Kecamatan Wuawua menunjukkan air mulai surut.
Sejumlah personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari terlihat membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir dari rumah mereka.
BPBD masih melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan untuk memperbarui data dampak banjir di seluruh wilayah terdampak.
- Penulis :
- Gerry Eka





