HOME  ⁄  Nasional

Kemendikdasmen Gelontorkan Rp105 Miliar untuk Revitalisasi 87 Sekolah di Lombok Timur

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemendikdasmen Gelontorkan Rp105 Miliar untuk Revitalisasi 87 Sekolah di Lombok Timur
Foto: (Sumber: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Muti saat acara peresmian revitalisasi sekolah di Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB di Lombok Timur, Minggu (17/5/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi.)

Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp105 miliar untuk revitalisasi 87 sekolah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan revitalisasi sekolah merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam AstaCita keempat.

Ia mengatakan, “Revitalisasi sekolah ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam AstaCita keempat yaitu membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi.”

Abdul Mu'ti menyebut peresmian revitalisasi sekolah menjadi bentuk kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

Ia mengatakan, “Dua program utama yang dijalankan Kemendikdasmen adalah revitalisasi dan digitalisasi sekolah.”

Ratusan Sekolah di NTB dan NTT Dapat Bantuan Revitalisasi

Pada 2025, Kemendikdasmen mengalokasikan bantuan revitalisasi untuk 531 sekolah di NTB dan NTT dengan total anggaran mencapai Rp527,575 miliar.

Rincian bantuan tersebut meliputi 69 PAUD, 227 SD, 107 SMP, 60 SMA, 17 SMK, 20 SLB, dan 11 PKBM atau SKB.

Khusus di Kabupaten Lombok Timur, program revitalisasi menyasar tujuh PAUD, 36 SD, 19 SMP, sembilan SMA, 12 SMK, dan empat SLB.

Selain revitalisasi, Kemendikdasmen juga menjalankan program digitalisasi pendidikan melalui distribusi perangkat Interactive Flat Panel di sekolah-sekolah.

Ribuan Perangkat Digital Disalurkan ke Sekolah

Untuk wilayah NTB, Kemendikdasmen telah mendistribusikan 7.080 perangkat Interactive Flat Panel dengan nilai mencapai Rp236,168 miliar.

Sementara di Kabupaten Lombok Timur, sebanyak 1.739 perangkat Interactive Flat Panel telah disalurkan dengan nilai Rp47,179 miliar.

Abdul Mu'ti mengatakan seluruh proses revitalisasi dan digitalisasi sekolah tahun 2025 telah selesai 100 persen.

Ia menekankan tiga hal penting dalam memajukan pendidikan, yakni mindset untuk maju, mental yang kuat, dan misi yang tulus.

Abdul Mu'ti mengingatkan sarana, prasarana, dan teknologi tidak akan berarti tanpa guru yang berkualitas dan semangat belajar siswa.

Ia mengatakan, “Guru adalah kunci, teknologi penting, sarana penting, tapi guru tidak bisa digantikan. Karena itu kami fokus pada kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.”

Ia berharap seluruh bantuan sarana, prasarana, dan perangkat digital dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh sekolah dan tenaga pendidik.

Abdul Mu'ti mengatakan Kemendikdasmen menargetkan terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua sesuai arahan Presiden melalui AstaCita keempat.

Penulis :
Gerry Eka