
Pantau - Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 menggelar Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Polresta Mataram pada 18-22 Mei 2026 untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan peserta didik.
Program tersebut diikuti 10 peserta Pokjar IX Serdik Sespimmen Dikreg ke-66 yang didampingi dua supervisor, yakni Brigjen Pol Dicky Patrianegara dan Brigjen Pol Jimmy Agustinus.
Selain itu, kegiatan juga didampingi perwira pendamping Kombes Pol Arief Kurniawan dan Kombes Pol Moch Sholeh.
“Dalam program KKP ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan menguasai dan mengimplementasikan konsep, teori, metode serta instrumen kepemimpinan,” ujar Brigjen Pol Dicky Patrianegara mewakili Kasespim Lemdiklat Polri, Senin.
KKP Difokuskan pada Kepemimpinan dan Manajemen Strategis
Dicky menjelaskan peserta KKP juga diharapkan memiliki kemampuan manajemen strategis untuk menjalankan fungsi pembinaan, operasional, dan sinergi kepolisian secara terukur.
Kepala Kelompok Belajar IX Serdik Binsar H Sianturi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari program pendidikan Sespimmen Polri.
Menurut dia, KKP bertujuan membentuk calon pemimpin Polri yang presisi, visioner, dan adaptif menghadapi tantangan keamanan serta dinamika sosial masyarakat.
Binsar menyebut kegiatan itu menjadi sarana bagi peserta didik untuk mempelajari persoalan nyata di lapangan dengan mengaitkan teori yang diperoleh selama pendidikan.
“Kami memiliki pengetahuan yang lebih baik dan siap mengimplementasikan di lapangan nantinya,” kata Binsar.
Kapolresta Mataram Sebut KKP Jadi Ajang Aktualisasi
Kegiatan KKP secara resmi dibuka Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko bersama jajaran pejabat utama Polresta Mataram dan sejumlah tokoh masyarakat.
Hendro mengapresiasi dipilihnya Polresta Mataram sebagai lokasi pelaksanaan KKP Serdik Sespimmen Polri.
Ia mengatakan KKP menjadi jembatan antara teori kepemimpinan strategis dengan realitas tugas kepolisian di lapangan.
"Kegiatan ini bukan sekadar formalitas pendidikan, tetapi ruang aktualisasi bagi para calon pemimpin Polri untuk menyerap, menganalisis, dan memberi solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat," ujar Hendro.
Hendro berharap kegiatan tersebut mampu menghasilkan rekomendasi dan solusi yang bermanfaat bagi satuan kewilayahan maupun peserta didik Sespimmen Polri.
- Penulis :
- Aditya Yohan





