
Pantau - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengantisipasi potensi pungutan liar saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, menyusul ditemukannya indikasi parkir liar pada sejumlah kantong parkir di area tersebut.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Pasaribu mengatakan potensi pungutan liar ditemukan di Zona 2 yang meliputi Jalan Pedurenan dan kawasan Perbanas.
"Pada Zona 2, Jalan Pedurenan dan Perbanas ditemukan potensi pungutan parkir liar pada kantong parkir," ungkap Bernad Pasaribu saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Evaluasi CFD Rasuna Said
Bernad menjelaskan secara umum pelaksanaan CFD di Rasuna Said berlangsung aman dan kondusif dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.
Namun, petugas masih menemukan kendaraan roda dua dan roda empat melintas di sejumlah titik area CFD.
Selain itu, aktivitas parkir di badan jalan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas reguler di sekitar lokasi.
"Maka itu, dalam evaluasi, diperlukan pemasangan barier tambahan pada sisi Jalan Pedurenan dan Perbanas," ujarnya.
Dishub Jakarta Selatan juga akan meningkatkan koordinasi lintas sektor bersama Satuan Pelaksana Unit Pengelola Perparkiran Jakarta Selatan untuk memperkuat pengawasan kantong parkir.
Pada Zona 1 atau koridor Rasuna Said Selatan arah utara, Dishub menemukan kendala akses di area Kedutaan Besar Malaysia dan Kementerian Kesehatan.
"Dalam evaluasi, diperlukan pengaturan akses khusus kawasan vital nasional dan perkantoran serta penertiban parkir badan jalan perlu diperkuat pada jalur reguler sekitar CFD," tutur Bernad.
CFD Rasuna Said Berlaku Efektif Juni 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pelaksanaan CFD di kawasan Rasuna Said akan mulai diberlakukan secara efektif pada 1 Juni 2026.
Kebijakan tersebut diterapkan setelah seluruh fasilitas penunjang di kawasan itu rampung disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Perluasan CFD ke Rasuna Said menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI menghadirkan ruang publik yang lebih sehat dan ramah bagi pejalan kaki.
Selain menjadi ruang olahraga dan rekreasi warga, keberadaan CFD juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara di Jakarta serta mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih hijau dan nyaman.
Pemprov DKI juga menargetkan penataan jalur pedestrian dan penghijauan di kawasan Rasuna Said dapat menghadirkan wajah baru bagi salah satu pusat bisnis utama di ibu kota tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





