
Pantau - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menghadirkan layanan asuransi perjalanan instan bagi wisatawan yang melakukan perjalanan bahari melalui Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali.
Sekretaris Asuransi Jasindo Brellian Gema mengatakan layanan tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan praktis dan cepat bagi wisatawan yang beraktivitas di sektor wisata bahari.
“Kali ini kami menghadirkan solusi perlindungan perjalanan yang relevan dan komprehensif untuk mendukung kenyamanan serta rasa aman wisatawan selama beraktivitas di sektor pariwisata bahari,” kata Brellian di Denpasar, Selasa.
Premi Mulai Rp17.500 dengan Perlindungan hingga Rp250 Juta
Brellian menjelaskan layanan Jasindo Travel Insurance hadir untuk menjawab tingginya mobilitas wisatawan di Pelabuhan Sanur, khususnya menuju destinasi seperti Nusa Penida dan Nusa Lembongan.
“Menjawab kebutuhan tersebut, kami menghadirkan Jasindo Travel Insurance di Pelabuhan Sanur yang berkolaborasi bersama PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), jadi melalui kolaborasi ini wisatawan dapat memperoleh perlindungan perjalanan secara instan sebelum keberangkatan,” ujarnya.
Melalui program tersebut, wisatawan cukup membayar premi mulai Rp17.500 untuk mendapatkan perlindungan selama 1x24 jam dengan nilai pertanggungan hingga Rp250 juta.
Perlindungan itu mencakup risiko medis darurat, santunan kecelakaan, aktivitas ekstrem, perlindungan bagasi dan barang pribadi, kompensasi keterlambatan perjalanan, hingga pembatalan perjalanan.
“Berbagai manfaat yang didapatkan ini memang dirancang untuk memberikan rasa aman dan menyeluruh bagi wisatawan, mulai dari sebelum keberangkatan hingga perjalanan berwisata selesai,” kata Brellian.
Pelabuhan Sanur Jadi Pusat Layanan Wisata Bahari
Jasindo memilih Pelabuhan Sanur karena menjadi salah satu pusat keberangkatan wisata laut tersibuk di Bali.
Wisatawan kini dapat membeli tiket kapal sekaligus memperoleh asuransi perjalanan melalui layanan MKP Lounge.
Layanan tersebut mengintegrasikan sistem tiket, pembayaran elektronik, dan perlindungan perjalanan dalam satu ekosistem sebelum keberangkatan.
“Dengan proses yang sederhana dan harga sangat terjangkau, para wisatawan domestik maupun mancanegara dapat langsung terlindungi, bahkan sebelum menaiki kapal,” ujar Brellian.
CEO dan Co-Founder MKP Nicholas Anggada mengatakan kolaborasi layanan asuransi dan teknologi digital itu bertujuan meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan wisata bahari di Indonesia.
“Melalui MKP Lounge kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang tanpa hambatan dengan standard pelayanan yang lebih premium, moderen, dan terpercaya, karena kenyamanan dan keamanan penumpang harus berjalan beriringan dalam membangun ekosistem pariwisata bahari yang lebih baik di Indonesia,” kata Nicholas.
- Penulis :
- Aditya Yohan





