HOME  ⁄  Nasional

DPR Ingatkan Kinerja Bank Indonesia Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DPR Ingatkan Kinerja Bank Indonesia Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Foto: (Sumber : Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Gubernur Bank Indonesia mengenai Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Foto : Mario/Andri.)

Pantau - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menegaskan keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup hanya diukur dari capaian indikator kinerja internal, tetapi juga harus berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Harris menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Gubernur Bank Indonesia mengenai Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).

Menurut Harris, capaian kinerja BI sebesar 109,31 persen menunjukkan program berjalan sesuai target, namun ukuran keberhasilan bank sentral tidak boleh berhenti pada indikator administratif semata.

“Kinerja Bank Indonesia harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan hanya bagus di atas kertas, tetapi juga harus berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, penyaluran kredit, dan kesejahteraan rakyat,” kata Harris.

DPR Soroti Pertumbuhan Kredit dan Dukungan UMKM

Harris menilai kebijakan moneter yang dijalankan BI perlu lebih kuat mendorong sektor riil dan pertumbuhan kredit produktif.

Dia menyebut pertumbuhan kredit yang sehat menjadi indikator penting dalam mendukung investasi, konsumsi, dan ekspansi usaha nasional.

Selain itu, Harris juga menyoroti pentingnya dukungan Bank Indonesia terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Menurut dia, keberhasilan menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi harus diikuti dengan meningkatnya akses pembiayaan bagi UMKM.

Komisi XI Minta Indikator Kinerja BI Lebih Terukur

Harris juga mendorong Bank Indonesia menyusun indikator kinerja yang lebih terukur bagi setiap anggota Dewan Gubernur.

Hal itu dinilai penting agar tanggung jawab kelembagaan dapat dipantau secara rinci dan akuntabel oleh DPR.

“Kalau indikatornya semakin jelas, DPR juga bisa melihat kontribusi masing-masing unsur pimpinan BI dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Komisi XI DPR RI menegaskan akan terus mengawal kebijakan Bank Indonesia agar tidak hanya menjaga stabilitas makroekonomi, tetapi juga memperkuat sektor produktif dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan